DP3A NTT Salurkan 615 Paket Bantuan Spesifik ke 10 Kabupaten lewat JNE Express

berbagi di:
img-20201016-wa0020

 

Plt. Kadis DP3A NTT, Thelma Bana (Kanan) saat menyerahkan secara simbolis bantuan spesifik kepada Branch Manager JNE Expres Cabang Kupang, Emi Khilafat untuk di kirimkan kepada 10 Kabupaten di NTT, Jumat (16/10).

 

 
Sinta Tapobali

 
DINAS Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi NTT dan JNE Express Cabang Kupang, bekerja sama dalam mengirimkan paket bantuan spesifik kepada anak, perempuan, lansia serta disabilitas terdampak Covid-19.

Paket bantuan kebutuhan spesifik melalui gerakan bersama jaga keluarga kita (BERJARAK) ini akan di distribusikan kepada 11 kabupaten/kota di Provinsi NTT. Sebelumnya untuk Kota Kupang bantuan ini sudah di distribusikan pada bulan Agustus lalu, dan untuk 10 Kabupaten akan didistribusikan dalam bulan ini.

Bantuan yang diberikan oleh DP3A NTT ini dalam bentuk pampres untuk bayi, susu, pembalut untuk wanita, dan bantuan spesifik lainnya ini berasal dari Dana APBN.

Plt. Kadis DP3A NTT, Thelma Bana, dalam acara penyerahan bantuan secara simbolis kepada JNE Cabang Kupang untuk di kirimkan ke10 Kabupaten penerima bantuan spesifik bagi anak, perempuan, Lansia dan Disabilitas, Jumat (16/10) mengatakan bahwa dampak dari Covid-19 sangat memengaruhi aspek kehidupan baik sosial, kesehatan, pendidikan dan lainnya. Dampak ini menyentuh seluruh lapisan masyarakat terutama untuk masyarakat perempuan, anak, lansia dan disabilitas.

Oleh karena itu Kementriam P3A melalui Dinas P3A NTT, menyikapi dampak ini dengan memberikan bantuan kebutuhan spesifik kepada anak, perempuan dan lansia yang terdampak Covid-19.

Menurutnya bantuan ini berasal dari dana APBN dan masing-masing kabupaten diberikan bantuan 55 paket dan kota kupang 65 paket sehingga total keseluruhan ada 615 paket.

“Ada 615 paket untuk 11 kabupaten/kota, meski secara jumlah tidak cukup memenuhi kebutuhan tapi ini merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap anak, perempuan dan lansia,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ikut serta membantu dan berkontribusi khususnya pihak JNE Express Cabang Kupang, yang siap mengirimkan bantuan ini kepada 10 Kabupaten secara gratis.

Kepala Bidang Anak, DP3A NTT, M P Marni dalam pengantar singkatnya menyampaikan bahwa bantuan ini akan segera dikirimkan melalui JNE Express kepada 10 kabupaten yang ada di NTT.

Paket bantuan ini akan dikirimkan oleh JNE ke 10 kabupaten yang dinilai persentase penyebaran Covid-19 cukup tinggi juga melihat dari fisik perkembangan kehidupan perempuan dan anak di antaranya, Kabupaten Kupang, Kabupaten TTS, Kabupaten TTU, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, Kabupaten Sikka, Kabupaten Ende, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Sumba Timur dan Kabupaten Sumba Barat.

Pengiriman bantuan ini dilakukan oleh pihak JNE dengan tidak memungut biaya sepeserpun alias gratis. Untuk itu kepada JNE ia turut menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus atas distribusi yang diberikan untuk membantu masyarakat NTT melalui pengiriman paket bantuan ini.

Branch Manager JNE Expres Cabang Kupang, Emi Khilafat dalam sambutannya mengatakan bahwa JNE bukan hanya perusahaan yang mengejar profit semata namun juga siap berkontribusi aktif dalam membantu masyarakat NTT terutama dalam kondisi pandemi saat ini.

Bantuan ini menurutnya akan sesegera mungkin didistribusikan kepada 10 Kabupaten di NTT dengan menggunakan jasa transportasi laut bagi Kabupaten Sikka, Kabupaten Ende, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Sumba Timur dan Kabupaten Sumba Barat. Sedangkan bagi Kabupaten Kupang, Kabupaten TTS, Kabupaten TTU, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, akan dikirimkan melalui jasa transportasi darat.

Dalam kesempatan ini, Emi juga menyampaikan bahwa pihak JNE tidak hanya mengutamakan profit semata, tetapi juga turut terlibat dalam membantu masyarakat NTT terutama dalam masa pandemi saat ini.

Keterlibatan dan kepedulian yang ditunjukkan JNE adalah dalam bentuk pengiriman bantuan spesifik dari DP3A NTT kepada DP3A di 10 Kabupaten secara gratis tanpa dipungut biaya. “Saya harap kerja sama ini terus berlanjut dan terimakasih karena sudah mempercayai JNE,” ungkapnya. (Yan/ol)