DPRD Mabar Dukung Pembubaran BOP Labuan Bajo

berbagi di:
img-20190508-wa0028

Massa aksi Formmap Manggarai Barat sedang melakukan aksi demonstrasi di halaman di Kantor DPRD Manggarai Barat. Foto: Gerasimos Satria/VN

 

 

 

Gerasimos Satria
Lembaga DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) sepaham dengan Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata (Formmap) Mabar untuk membubarkan Badan Otoritas Pariwisata (BOP) Labuan Bajo-Flores di Nusa Tenggara Timur.

Ketua DPRD Mabar Belasius Jeramun saat menerima massa aksi demonstrasi di ruang Komisi 1 DPRD, Rabu (8/5) mengatakan pihaknya mendukung pembubaran BOP Labuan Bajo-Flores karena sejak dibentuk hingga saat ini Pemkab Mabar tidak melibatkan DPRD untuk membahas item kerja BOP Labuan Bajo.

Ia mengaku sudah berkali-kali pihaknya meminta Pemkab Mabar untuk memberi penjelasan terkait keberadaan BOP Labuan Bajo-Flores, namun tidak ada respon.

“Kami sudah minta Bupati untuk menjelaskan tentang BOP Labuan Bajo-Flores. Tetapi Bupati menjawab tidak mengetahui peran BOP Labuan Bajo,” ungkap Jeramun.

Ia mengatakan di berbagai media tertulis BOP Labuan Bajo akan menguasi ratusan hektar tanah di Mabar yang juga menjadi tempat tinggal penduduk. Namun, lahan yang akan dikuasai BOP juga belum pernah dibahas di DPRD.

“Kami juga tidak ingin generasi kita kerdil. Jangan sampai Perpres Nomor 32 itu menimbulkan persoalan atau konflik di tengah masyarakat,” tegas Jeramun.

Jeramun meminta Pemkab Mabar tidak menerbitkan seluruh dokumen perizinan yang berhubungan dengan proyek BOP Labuan Bajo-Flores.

Ia juga meminta Pemkab Mabar segera menjelaskan program BOP Labuan Bajo di ruang rapat DPRD.

Sementara Ketua Formmap Mabar Aloysius Suhartim Karya dalam orasinya di halaman kantor DPRD dan Kantor Bupati mendesak Presiden Jokowi untuk mencabut pemberlakukan Perpres Nomor 32 tahun 2018 Tentang Badan Otorita Pengelolahan Kawasan Pariwisata Labuan Bajo-Flores danmenolak segala bentuk pembangunan yang berwatak sentralistik dari bumi pariwisata Labuan Bajo. (bev/ol)