DPRD Tunggu Pemkot Kupang Refocusing Anggaran

berbagi di:
img-20210305-wa0029

 

Suasana penyemprotan disinfektan di ruang Banggar DPRD Kota Kupang pada September 2020 lalu.

 

 

 
Putra Bali Mula

 

 

ADI Talli, Anggota DPRD Kota Kupang Fraksi PDIP menyampaikan DPRD yang mempunyai fungsi pengawasan menunggu laporan hasil refocusing itu dari pemerintah untuk penanganan Covid-19.

Adi kepada VN Jumat ini (5/2) menilai refocusing menjadi hal urgensi yang perlu dipenuhi pada masa pandemi di Kota Kupang.

“Sesuai dengan regulasi DPRD hanya diberikan laporan hasil refocusing, artinya DPRD tidak ikut dalam proses refocusing itu sehingga tentunya sebagai anggota DPRD yang mempunyai fungsi pengawasan menunggu laporan hasil refocusing itu, dari pemerintah,” lanjut dia.

Laporan refocusing nantinya akan ditinjau kembali oleh DPRD Kota Kupang untuk dapat melihat sejauh mana pemerintah melakukan refocusing anggaran pada APBD TA 2021 ini.

“Berapa pagunya diambil dari program dan kegiatan yang mana, pada OPD mana. Kemudian distribusinya untuk kegiatan-kegiatan apa saja dan ke OPD yang mana,” sambung Adi.

Tentunya sebagai anggota DPRD, ia menyarankan pemerintah harus cepat menyelesaikan proses refocusing sehingga anggarannya dapat segera dipergunakan dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 ini.

“Dan ketika melakukan refocosing memperhatikan secara baik dan teliti program dan kegiatan yang akan di refocusing sehingga kegiatan-kegiatan prioritas masyarakat yang telah ditetapkan dalam APBD 2021 ini tidak ikut direfocusing,” kata Adi.

Memang harusnya refocusing dipercepat, kata dia, karena tentunya dengan memperhatikan perkembangan penyebaran Covid-19 saat ini.

“Sebab apabila terlambat atau berlarut maka bisa jadi nantinya hasil refocusing tersebut tidak lagi membawa dampak bagi masyakarat,” tukasnya.

Sementara Sekda Kota Kupang, Fahrensy Foenay tidak memberikan konfirmasi lebih lanjut soal refocusing anggaran untuk penanganan saat dikontak VN hari yang sama. (Yan/ol)