Dua Anggota KPPS di TTS Meninggal Dunia

berbagi di:
logistik pemilu

Mutiara Malahere

Dua anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten TTS, Nusa Tenggara Timur meninggal dunia setelah mengalami kelelahan dan kurang istirahat saat mengikuti kegiatan Pleno hasil rekapitulasi perhitungan suara pemilu pada tingkat PPK, Kamis (25/4).

Kedua anggota KPPS tersebut bernama Yunus Sapay sebagai anggota Linmas pada TPS 04 Desa Oebelo Kecamatan Amanuban Selatan dan Godlief Tefnai, Anggota KPPS pada TPS 09 Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat.

Ketua KPU TTS, Matheus Antonius Krivo melalui telepon selulernya mengatakan setelah menerima informasi duka tersebut pihaknya langsung mengunjungi rumah duka.

“Kami secara kelembagaan melalui teman-teman komisioner bersama sekretariat telah mendatangi keluarga korban untuk menyampaikan ungkapan belasungkawa di Desa Oebelo dan Desa Mnelalete,” ungkap Matheus.

Ia menambahkan Linmas Yunus mengalami kelelahan saat mengamankan kotak suara usai pleno di tingkat TPS mulai dari tahap pemungutan, perhitungan dan perekepan hasil perolehan suara lada tingkat TPS kemudian mengamankan di dalam kantor desa setempat serta pelaksanaan pleno tingkat PPK yang berlangsung selama empat hari. Sementara itu, anggota KPPS Godlief Tefnai informasinya juga mengalami kelelahan karena mengikuti pleno tingkat PPK yang memakan waktu berhari-hari.

“Kami mendapat informasi bahwa keduanya mengalami kelelahan yang menyebabkan kondisi kesehatannya menurun, hingga akhirnya meninggal dunia, dan kami sangat sedih mendapatkan kabar duka ini,” tambah Matheus.

Ia mengaku saat ini masih  berada di Desa Bonleu untuk mengurus masalah dugaan kecurangan dalam pemilu pada 17 April lalu. (bev/ol)