Dua Babinsa Terlibat Karya Bakti

berbagi di:
foto-hal-12-bangun-jalan-ttu

Babinsa Ramil 1618-06/Biboki Anleu Sertu Franco Sarmento dan Serda Mario De Araujo Amaral membantu warga membangun jalan, akhir pekan lalu. Foto: Gusty Amsikan/VN

 

 

Gusty Amsikan

Kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) terus dilakukan para Babinsa di wilayah Kodim 1618/TTU. Kegiatan pembinaan teritorial yang dilakukan berupa karya bakti di wilayah binaan masing-masing. Pembinaan teritorial tersebut sesuai dengan Peraturan Kepala Staf TNI AD yang mewajibkan seorang Bintara Pembina Desa berkewajiban untuk melaksanakan pembinaan teritorial sesuai petunjuk atasannya, yaitu komandan Komando Rayon Militer. Selain itu, karya bakti pun bertujuan membangun sinergitas dengan masyarakat di akar rumput.

Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh Babinsa Ramil 1618-06/Biboki Anleu Sertu Franco Sarmento dan Serda Mario De Araujo Amaral. Pada Jumat (29/11) kedua Babinsa tersebut melaksanakan kegiatan Binter berupa Karya Bhakti pembuatan dinding pembatas jalan raya dan saluran pembuangan air sepanjang 400 meter bersama masyarakat Desa Kotafoun Kecamatan Biboki Anleu. Pembuatan dinding pembatas dan saluran pembuangan air bertujuan menghindari terjadinya pengikisan jalan raya pada musim hujan nanti.

Kegiatan karya bhakti tersebut merupakan salah satu tugas pokok Babinsa untuk membantu meringankan beban kehidupan masyarakat dalam mengatasi kesulitan serta meningkatkan kerja sama antara masyarakat dan Babinsa di wilayah binaan. Dengan karya bhakti tersebut diharapkan sinergitas antara TNI dan masyarakat di tingkat bawah. Selain itu, karya bhakti tersebut pun memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

Pada waktu bersamaan, Babinsa Ramil 1618-01/Miomaffo Timur, Serda Prayitno pun melakukan pembinaan teritorial berupa karya bhakti pengawalan dan pendampingan (Walping) panen padi bersama masyarakat di lokasi persawahan Fatu Haen Desa Naob kecamatan Noemuti Timur. Panen padi dilakukan di lahan persawahan milik Yohanes Berkanis seluas kurang lebih 42 are. Pengawalan dan pendampingan (Walping) terus digalakkan oleh jajaran Kodim 1618/TTU, terutama para Babinsa yang selalu bersama masyarakat bahu membahu guna membantu ekonomi masyarakat.

Sebelumnya, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, menyatakan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) TNI, tidak hanya perang, tetapi juga memiliki tugas lain yakni, pembinaan teritorial. Dalam penguatan tugas pembinaan teritorial itu, TNI menurunkan sejumlah anggotanya untuk melakukan pembinaan wilayah teritorial, dengan sebutan Bintara Pembina Desa (Babinsa) di seluruh Desa dan Kelurahan.

Keberadaan Babinsa merupakan ujung tombak, dan garda terdepan dalam pembinaan wilayah teritorial, dalam melakukan cegah dini, deteksi dini, dan lapor cepat, jika terjadi permasalah ekonomi, polirltik sosial, budaya, pertahanan dan keamanan (Ekopolsosbud Hankam), yang bergejolak di masyarakat, yang bertujuan untuk membantu masyarakat, dan Pemerintah Daerah (Pemda), serta Kepolisian. Dengan demikian, setiap Anggota Babinsa, harus menguasai berbagai ilmu, untuk kelancaran tugas pembinaan wilayah teritorial, guna terwujudnya, kondisi di masyarakat yang aman, nyaman, dan kondusif, serta sejahtera.

Menurut Roni, tidak mudah mengemban tugas sebagai seorang babinsa, karena selain melakukan pertahanan wilayah. Babinsa juga harus siap menjalankan tugas pokok lainnya guna membantu masyarakat. Untuk itu, masyarakat pun diharapkan memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan pembinaan teritorial yang dilaksanakan Babinsa di tingkat desa atau kelurahan. Kegiatan-kegiatan tersebut jelas akan membawa dampak positif bagi masyarakat.

“Keberadaan Babinsa itu, sudah menjadi amanat Undang-undang TNI, untuk pembinaan wilayah teritorial. Untuk menjaga keutuhan NKRI, TNI tidak hanya perang, tetapi juga memiliki tugas untuk melakukan pembinaan wilayah teritorial. Kegiatan Seperti ini adalah salah satu tugas pokok Babinsa guna membantu masyarakat,”tandasnya. (gus/S-1)