Dua ODGJ Dari Jalanan Dirawat di RSJ Naimata Kupang

berbagi di:
img-20200908-wa0049

Sinta Tapobali

SAAT ini ada dua Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang diambil dari jalanan sedang ditampung dan dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Naimata bersama dengan 18 ODGJ lainnya yang diantar pihak keluarga.

Demikian dikatakan Direktur RSJ Naimata, dr. Dickson Legoh kepada VN, Rabu, (9/9) pagi.

Dua pasien yang berasal dari jalanan tersebut masih ditampung dan dirawat di RSJ Naimata karena belum juga di jemput keluarga. “Tetap ditampung sampai ada yang bertanggungjawab jemput pasiennya. Saat ini ada dua pasien yang berasal dari jalanan yang belum juga dijemput keluarga. Mereka masih tetap kami rawat hingga ada keluarga yang menjemput,” paparnya.

Dua pasien PDGJ itu sudah dalam keadaan stabil dan terkontrol dan juga tetap rutin mengonsumsi obat. Ia berharap, agar para orang dengan gangguan jiwa yang diantar baik oleh Dinas Sosial maupun petugas Satpol PP harus diketahui oleh pihak keluarga, sehingga mempermudah pemulangan ketika sudah sembuh.

Dokter Dikson juga mengatakan bahwa saat ini masih banyak diskriminasi terhadap orang dengan gangguan jiwa, karena banyak penderita ganguan kejiwaan yang dibiarkan di rumah tanpa pengobatan dan terapi maksimal.

Bahkan ada yang sampai dipasung. Banyak keluarga yang terbatas akses untuk bawa ke rumah sakit, padahal sebenarnya orang-orang dengan gangguan jiwa ini dapat disembuhkan apabila diberikan pengobatan dan terapi secara rutin,” jelasnya lagi.

RSJ Naimata kata dia, siap menerima para ODGJ yang setiap harinya hidup di jalanan. “Kami selalu terima ODGJ jalanan ygang diantar dinas sosial atau Satpol PP,” jelasnya.

Ia berharap, bagi keluarga yang memiliki kerabat maupun saudara yang mengalami gangguan jiwa segera membawa ODGJ ini untuk ditangani para tim medis di RSJ Naimata. (Yan/ol)