Dua Pejabat Kabupaten Kupang Lamar Jadi Sekda Kota Kupang

berbagi di:
img_20200630_123114

 

 

 

 

Yapi Manuleus

Sebanyak tujuh pejabat tercatat telah mengajukan lamaran dalam seleksi Sekretaris Daerah Kota Kupang yang dilaksanakan sejak 25-29 Juni 2020.

Lima pejabat berasal dari Kota Kupang d dua lainnya berasal dari Kabupaten Kupang.

Hal tersebut disampaikan Plt Sekda Kota Kupang Elvianus Wairata saat dikonfirmasi, Senin (29/6).

Lima pejabat dari Kota Kupang tersebut diantaranya Noce Nus Loa, Abraham Manafe, dr. Ari Wijana S Putra, Jefry Edward Pelt, dan Thomas Dagang.
Sementara dua pejabat dari lingkup Kabupaten Kupang diantaranya Fahren P Funay dan Novita Funay.

“Jadi kita buka sampai tanggal 1 Juli ini dan nantinya akan ditutup pendaftaran serta akan langsung diserahkan ke provinsi untuk dimulai tahapan seleksi,” katanya.

Ia mengatakan seleksi Pejabat Sekda Kota Kupang dibuka untuk umum sehingga siapapun yang memenuhi syarat bisa ikut melamar.

“Karna ada beberapa jabatan Eselon II yang kosong maka kita upayakan agar dapat dilakukan sekaligus, atau bisa juga ditunda karna dalam waktu dekat ada beberapa pejabat yang pensiun yaitu Asisten I Yos Rera Beka,” jelasnya.

Jonathan Nubatonis
Jonathan Nubatonis

Salah satu Organisasi Persatuan Orang Timor (POT) pun hingga saat ini masih tetap setia menantikan janji Wali Kota Kupang agar ada keragaman dalam struktur pemerintahan di Kota Kupang.

“Awalnya Pak Wali Kota bilang kota ini ibu kota provinsi sehingga beliau dari Sabu, wakil dari Flores, sebaiknya Kota Kupang di tanah Timor amat berbudaya kalau kasih ke orang Timor, begitu kata beliau ditahun 2017 waktu itu,” kata Ketua POT sekaligus Ketua DPD Partai Perindo Provinsi NTT Jonatan Nubatonis, saat dikonfirmasi VN, Selasa (30/6).

Ia menuturkan setelah Kota Kupang sudah berjalan dan dipimpin oleh Jefri Riwu Kore, ternyata tidak ada satu pun orang Timor yang bisa duduk sebagai Sekda Kota Kupang sehingga pihaknya pun tidak lagi menanti janji itu hingga saat ini.

Namun, ia tetap berharap dan menantikan janji Wali Kota Kupang karena negara Indonesia pun berdiri di atas berbagai macam suku.

“Beliau sudah janji to waktu ungkap visi misi, kalau masuk ke birokrasi daerah otonom kota ini ada di daratan Timor sebaiknya ya prioritaskan orang Timor jadi Sekda. Jadi kita apresiasi waktu itu,” jelasnya. (bev/ol)