Dua Petinju Tuan Rumah Menang KO

berbagi di:
ilustrasi tinju

Doni Moni

 

 

 

Dua petinju tuan rumah (NTT), yakni Kristina Anggela Liko yang turun di kelas 54 kg Women dan Soleman Panggat yang bertanding pada kelas 60 kg Youth Boys, sukses meraih kemenangan KO (knock out) pada pertandingan lanjutan Kejurnas Tinju Amatir Junior & Youth 2017 di GOR Flobamora Oepoi, Kupang, Kamis (3/8).
Disaksikan media in, pertarungan antara Kristina Anggela Liko melawan Nevi Anggi berlangsung dramatis. Jual beli pukulan antara kedua petinju terjadi sejak awal ronde pertama dimulai. Nevi Anggi terlihat tenang penuh konsentrasi berusaha menekan petinju tuan rumah. Tak jarang stright keras dan jab-jabnya mendarat di wajah petinju tuan rumah.
Melihat itu, pelatih petinju tuan rumah memberikan instruksi kepada petinjunya agar menjaga jarak. Langkah ini ternyata tak banyak membantu sampai pertengahan ronde pertama. Petinju tuan rumah terus mendapatkan tekanan.
Gemuruh suara penonton yang memadati GOR Flobamora terus memberikan semangat kepada petinju tuan rumah. Waktu tersisa 10 detik ronde pertama benar-benar dimanfaatkan Saphira. Pukulan hook kanannya mendarat telak di wajah lawan dan menyebabkan petinju Jatim itu terlihat goyah.
Di ronde kedua, kondisi berbalik. Kristina yang mendapat dukungan penuh dari penonton terus menekan dengan jab-jab yang mendarat telak di wajah lawan. Hingga pada akhirnya sebuah upper cut Kristina memungkas perlawan petinju Jatim itu. Wasit memberikan kemenangan KO untuk Kristina .
Di partai lainnya, petinju tuan rumah Soleman Panggat yang berhadapan dengan Halilintar Sejati, petinju asal Aceh, juga berlangsung sangat ketat. Sejak lonceng dibunyikan, kedua petinju langsung jual beli pukulan, bahkan sampai pertengahan ronde ketiga.
Halilintas terlihat berambisi mempermalukan petinju tuan rumah di hadapan pendukungnya, melalui pukulan-pukulan keras ke wajah dan perut. Sementara Soleman pun tak mau kalah. Dia membalas memukul lawannya dengan kombinasi pukulan di wajah dan di perut.
Di pertengahan ronde ketiga, stamina Halilintas terlihat menurun. Kondisi ini tak disia-siakan petinju tuan rumah. Sebuah stright keras mendarat telak di wajah Halilintar, menyebabkan petinju Aceh itu mendapat hitungan dari wasit sebanyak tiga kali. Wasit akhirnya menghentikan pertandingan dan menyatakan Soleman menang KO.
Sementara itu, petinju asal Provinsi DKI Jakarta, Yudha Syahdewa berhasil mengalahkan Erick Evander Lazy, petinju dari Provinsi Banten, dengan kemenangan angka mutlak. Pertandingan antarkedua petinju yang bermain pada kelas 60 kg Youth Boys itu berlangsung menarik.
Petinju Banten dengan gaya kidal terus berusaha menekan lawan dengan jab-jab kanannya namun belum berhasil mengenai wajah petinju dari DKI tersebut. Petinju asal DKI tampak terus melakukan gerakan mengindar dan sesekali membalas dengan stright mencoba membongkar rapihnya pertahanan petinju Aceh tersebut. Jual beli pukulan pun terjadi dan hingga pertandingan ronde ketiga wasit menyatakan Yudha Syahdewa menang angka.