Dukung Pariwisata NTT, SMK di Kupang Siap Hasilkan Lulusan Berkualitas

berbagi di:
img-20210326-wa0030

Kepala SMKN 3 Kupang

 

 

 

Sinta Tapobali

Dalam rangka mendukung pengembangan pariwisata di Nusa Tenggara Timur, beberapa SMK di Kota Kupang berupaya untuk menghasilkan lulusan berkualitas dan siap kerja di industri pariwisata.

Kepala Sekolah SMK 4 Kupang Semi Ndolu kepada VN, Jumag (26/03) siang mengatakan SMK juga dapat membantu pemerintah untuk memberikan edukasi maupun pelatihan keterampilan bagi masyarakat yang memiliki usaha dalam bidang pariwisata maupun bidang lain.

Ia mengatakan untuk mendukung kemajuan para pelaku UMKM dalam hal desain kemasan produk dan meubel, pihaknya berkolaborasi dengan Disperindag Kota dan provinsi sejak tahun 2014 untuk pelatihan life skill bagi pelaku UMKM dalam hal desain kemasan maupun mebelair agar produk-produk yang mereka hasilkan mampu menarik minat masyarakat termasuk wisatawan.

Pihak SMK juga telah bekerjasama dengan Dekranas RI melaksanakan Pendidikan Kecakapan Wirausaha bagi pemuda-pemudi yang tidak bekerja melalui pelatihan dan bantuan alat/bahan/modal usaha untuk pembuatan produk cenderamata logam yang dapat diperjualbelikan.

“Kami juga lakukan pengembangan sanggar seni di sekolah salah satunya tarian. Mengembangkan kompetensi tenun ikat pada jurusan kriya kreatif batik dan tekstil serta melakukan inovasi produk alat tenun ikat dengan sistem duduk dan knock down,” jelas Semi.

Sementara Kepala Sekolah SMKN 3 Kupang Jheni Bhasarie mengatakan pihaknya menyediakan sarana dan prasarana penunjang praktik siswa seperti hotel dan restoran SMK 3 yang selain siap beroperasi, juga siap menjadi tempat praktik siswa.

Selain itu, SMKN 3 juga telah menjalin kerjasama dengan DUDIKA, salah satu industri perhotelan di Kota Kupang yang dapat dijadikan tempat magang siswa jurusan Akomodasi Perhotelan.

Untuk mengukur kemampuan siswa dalam bidang kompetensi yang digeluti, maka pihak SMK melalui Lembaga Sertifikasi Profesi bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) juga menyelenggarakan Uji Kompetensi bagi siswa dan siswa. Bagi yang dinyatakan lulus akan diberikan sertifikat kompetensi berlogo burung Garuda.

“Sertifikat ini akan menjadi pegangan bagi siswa untuk terjun ke dunia usaha setelah lulus. Sertifikat kompetensi juga sebagai suatu bentuk pengakuan terhadap tenaga kerja yang mempunyai pengetahuan keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan standar kompetensi kerja yang telah disyaratkan. Dengan demikian sertifikasi kompetensi memastikan bahwa tenaga kerja atau pemegang sertifikat tersebut terjamin akan kredibilitasnya dalam melakukan suatu pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya,” jelas Bhasarie. (bev/ol)