Dukung Program TJPS, Dandim Cetus Program Pengembangan NTT

berbagi di:
img-20201006-wa0015

 

Dandim 1602 Ende, Letkol Inf. M Wirya Artha Diguna saat menyampaikan sambutan pada HUT TNI ke-75, kemarin.

 

 

Son Bara

 
USAI memperingati puncak peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke-75, diam-diam Dandim 1602 Ende, Letkol Infanteri M Wirya Artha Diguna, menyimpan misi besar meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Ende. Program pengembangan NTT (Nelayan, Tani, Ternak) sebagai upaya meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus mendukung program Pemkab Ende dan Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) dari Pemprov NTT.

Sinkronisasi program yang akan dijalankan ini sebagai bentuk tanggung jawab personil TNI untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan masyarakat ditengah Pandemi Covid-19.
“Rencana ini harus kita wujud nyatakan dalam program dan kegiatan di lapangan,” ungkap Dandim 1602, M Wirya Artha Diguna, kepada VN diruang kerjanya, Selasa (6/10).

Menurut Dandim Wirya Artha Diguna, banyak sektor yang bisa diberdayakan sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan dan pendapatan asyarakat. “Saya sebagai Dandim Ende, merasa terpanggil untuk memberikan yang terbaik dalam tugas dan kepercayaan yang saya emban saat ini. Kita akan mencetus dan melaksanakan program pengembangan NTT, Pengembangan Nelayan, Tani dan Ternak. Kita miliki potensi yang luar biasa namun belum dikelolah dengan baik. Saat ini kita lagi mempelajari teknis dan cara terbaik sekaligus sinkron dengan program pemerintah,” Tegas Dandim M. Wirya Artha Diguna.

Lebih jauh dijelaskan Dandim Artha Diguna, langkah yang akan diambil dengan memanfaatkan potensi dan juga pembinaan bagi pelaku usaha.

“Program ini akan kita bahas secara matang dan akan kita padukan dengan program.
kerja pemerintah Kabupaten Ende. Kita juga akan menyingkronkan dan mendukung program dengan Pemerintah Provinsi NTT. Kita dukung program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) dengan mengembangkan potensi yang kita miliki. Singkongnya kita juga akan berkomunikasi dengan Pemrov NTT sehingga ada sinergi saat aplikasi program di lapangan. Metode yang kita gunakan adalah pelatihan bagi pelaku usaha baik petani, nelayan dan peternak serta pelaku usaha UKM lainnya. Di samping itu pengembangan potensi lahan akan kita petakan dengan baik sehingga program ini bisa berjalan dengan baik,” Ungkap Dandim M Wirya Artha Diguna.

Masih menurut Dandim M Wirya Artha Diguna, langkah ini sebagai alternatif peningkatan usaha dan pendapatan di engah Pandemi Covid-19. Hasil usaha yang akan dicapai ini bisa dijual kepada konsumen untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat. Program pengembangan sapi dan kambing bisa menjadi alternatif yang baik. Saat ini TNI bersama elemen lain terus membangun sinergitas dalam penanganan Covid-19. Upaya ini agar penyebaran Covid-19 bisa kita putus dan kita atasi. Kita juga berharap masyarakat juga bisa merubah pola hidup dan bersama aparat memberantas penyebaran virus korona di Kabupaten Ende. (Yan/ol)