Dukungan Pemerintah Terhadap Penyandang Disabilitas mulai Terasa

berbagi di:
img-20201120-wa0005

Dina Noach
Staf Khusus Gubernur NTT untuk Penyandang Disabilitas

Sinta Tapobali

DUKUNGAN Pemerintah Provinsi NTT terhadap penyandang disabilitas sudah mulai dirasakan  para penyandang disabilitas.

Hal ini disampaikan oleh staf khusus Gubernur untuk Disabilitas, Dina Noach kepada VN, Jumat (20/11) pagi.

Dengan dipilihnya Dina sebagai salah satu staf khusus Gubernur NTT  menunjukkan bahwa pemerintah sudah menunjukkan kepedulian dengan kebutuhan para penyandang disabilitas.

“Dukungan dari pemerintah untuk disabilitas sudah mulai terasa dibanding dulu, salah satunya juga dengan dipilihnya saya jadi staf khusus Disabilitas saja, juga sudah menunjukkan kalau pemerintah sudah mau peduli dengan kebutuhan-kebutuhan disabilitas,” jelas Dina.

Lanjut Dina lagi, kepedulian tersebut juga ditunjukkan melalui penyediaan fasilitas  mulai dari mewajibkan adanya bidang miring di setiap gedung-gedung baru yang akan dibangun. Selain itu juga mulai dibangun guiding block di bagian tengah-trotoar untuk para penyandang disabilitas netra.

“Untuk fasilitas sendiri juga sudah mulai pelan-pelan disediakan, mulai dari diwajibkan ada bidang miring di setiap gedung baru yang akan dibangun. Lalu sudah mulai ada juga guiding blok di bagian tengah trotoar untuk teman-teman netra, saya pikir dengan adanya fasilitas-fasilitas ini,  pemerintah sudah mulai peduli,” ungkapnya.

Namun menurutnya saat ini Pemerintah belum melibatkan disabilitas dalam pembuatan akses publik sehingga ada fasilitas-fasilitas yang disediakan sebagiannya tidak tepat sasaran untuk kebutuhan disabilitas. Padahal menurutnya dalam membuat akses harusnya melibatkan penyandang disabilitas sebagai salah satu pemberi masukan karena merekalah yang mengetahui kebutuhan mereka.

“Yang masih kurang adalah keterlibatan disabilitas saja dalam pembuatan akses, sehingga ada fasilitas yang disediakan itu sebagian tidak tepat sasaran untuk kebutuhan disabilitas. Maka dari itu kita juga masih berjuang supaya apapun yang mau dilakukan pemerintah harus melibatkan penyandang Disabilitas juga sebagai salah satu pemberi masukan karena yang tau kebutuhan mereka ya mereka sendri,” jelasnya.

Sedangkan untuk lapangan pekerjaan sendiri menurut Dina sudah mulai membuka akses untuk para difabel, salah satu contohnya para difabel sudah mulai diikutkan dalam CPNS.

“Untuk lapangan pekerjaan sendri juga sudah mulai terbuka juga untuk difabel, misalnya saja tes CPNS, itu juga sudah sangat terbuka untuk difabel siapa saja boleh mendaftar,” ungkap Dina lagi.

Dalam kesempatan ini, Dina juga  mengatakan bahwa saat ini sedang fokus untuk menyelesaikan peraturan Gubernur tentang disabilitas. Ia berharap dengan adanya Peraturan Gubernur ini dapat membantu proses percepatan pembangunan yang inklusif bagi disabilitas.

“Ibarat seperti payung hukum nya Disabilitas, sehingga ketika kita mau buat apa-apa juga sesuai dengan peraturan undang-undangannya baik dalam pembangunan inklusi seperti dalam bidang pendidikan, pekerjaan kesehatan dan lainnya,” tutup Dina. (Yan/ol)