Mengacu Pada Konstitusi, Indonesia Hanya Beri Bantuan Kemanusiaan ke Ukraina. Bukan Senjata!

- Jumat, 29 April 2022 | 18:51 WIB
 Ilustrasi krisis Rusia ke Ukraina. (Pixabay/mediamodifier)
Ilustrasi krisis Rusia ke Ukraina. (Pixabay/mediamodifier)

JAKARTA, VICTORY NEWS-Sesuai dengan konstitusi yang berlaku, Indonesia tidak akan memberikan bantuan senjata kepada negara manapun yang sedang berkonflik. Termasuk Ukraina yang sedang menghadapi invasi militer Rusia saat ini.

Indonesia hanya bisa memberikan bantuan kemanusiaan ke Negara Ukraina yang sedang mengalami dampak besar akibat perang.

Presiden Jokowi sendiri telah menegaskan tak adanya bantuan senjata ke Ukraina saat berkomunikasi dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy.

Baca Juga: Junjung Toleransi, PSMTI NTT Bukber Bersama Umat Muslim di Mesjid Agung Al-Baitul Qadim Airmata

Dilansir dari pikiran rakyat.com dengan judul Jokowi tolak kirim senjata ke ukraina siap beri bantuan lain ke volodymyr zelenskyy, Presiden Jokowi secara tegas menolak permintaan bantuan senjata yang diminta oleh Presiden UkrainaVolodymyr Zelenskyy.

Hal itu disampaikan pada saat dia melakukan komunikasi melalui sambungan telepon pada Rabu, 27 April 2022 lalu.

"Pada hari Rabu, 27 April 2022 yang lalu pukul 15.00 WIB, saya berkomunikasi dengan presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy," ucap Jokowi, Jumat 29 April 2022.

Baca Juga: Wakapolda NTT Brigjen Pol Ama Kliment Dwikorjanto Resmi Tinggalkan Polda NTT

Dia pun mengungkapkan apa yang dibicarakan dengan Presiden Ukraina dalam sambungan telepon tersebut.

Selain itu, disebutkan juga bagaimana Volodymyr Zelenskyy meminta agar Indonesia mau memberikan bantuan senjata ke Ukraina.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X