Kemenlu Beri Pendampingan Hukum Bagi Sumiyati, ART Terancam Hukuman Mati di Singapura

- Sabtu, 30 April 2022 | 21:37 WIB
Ilustrasi Hukuman Mati. (Pixabay.com)
Ilustrasi Hukuman Mati. (Pixabay.com)

SINGAPURA,VICTORY NEWS-Sumiyati, seorang Asisten Rumah Tangga (ART) asal Indonesia kini terancam hukuman mati oleh pengadilan Singapura.

Ancaman hukuman mati muncul setelah Sumiyati didakwa oleh pengadilan di Singapura karena diduga membunuh majikannya.

Menanggapi persoalan tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menyatakan akan memberikan pendampingan hukum bagi Sumiyati.

Dilansir victorynews.id dari pikiran rakyat.com dengan judul Art asal indonesia terancam hukuman mati karena diduga membunuh majikan di singapura, Sumiyati didakwa pada Sabtu, 30 April 2022.

Baca Juga: PSSI Rilis 20 Pemain Timnas U-23 untuk SEA Games 2021

ART berusia 49 tahun itu diduga membunuh seorang pria berusia 73 tahun yang merupakan majikannya di sebuah flat Bishan.

Menurut dokumen pengadilan, Sumiyati, seorang Warga Negara Indonesia (WNI), diduga membunuh majikannya bernama Low Hoon Cheong pada Kamis, 28 April 2022 antara pukul 16.00 dan 20.45 waktu setempat.

Pembunuhan itu diduga terjadi di sebuah unit di Blok 222 Bishan Street 23.


Polisi mengatakan pada hari Jumat, 29 April 2022 bahwa penyelidikan mengungkapkan bahwa Sumiyati dipekerjakan sebagai ART di rumah korban.

Baca Juga: Tak Hanya Untuk Rujak, Jambu Biji Miliki Beragam Manfaat untuk Kesehatan

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X