Kemenlu Angkat Bicara Soal 149 WNI yang Meninggal Dalam Penampungan di Malaysia

- Selasa, 28 Juni 2022 | 20:40 WIB
Para WNI, termasuk PMI asal NTT saat dipulangkan ke Indonesia melalui Pelabuhan Internasional Tawau, Malaysia, Rabu (16/3/2022).  (kemlu.go.id)
Para WNI, termasuk PMI asal NTT saat dipulangkan ke Indonesia melalui Pelabuhan Internasional Tawau, Malaysia, Rabu (16/3/2022). (kemlu.go.id)

Direktur Perlindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha menjelaskan bahwa seluruh data tersebut akan ditelusuri dan dimintakan penjelasan dari otoritas di Malaysia.

Pemri juga akan melakukan langkah tindak lanjut secara bilateral jika data ini terkonfirmasi.

Baca Juga: Kantor Bea Cukai Atambua Gagalkan Penyelundupan Ganja Kering Melalui Jasa Ekspedisi

“Perwakilan RI di Sabah yaitu KJRI Kota Kinabalu dan KRI Tawau akan bertemu Pengarah Jabatan Imigresen Negeri Sabah pada hari ini. Pertemuan dimaksudkan untuk meminta keterangan dan kejelasan atas temuan KBMB, sebagai upaya Pemerintah Indonesia dalam melindungi WNI/PMI di wilayah Sabah," demikian penjelasan Judha Nugraha.‚Äč

Sebelumnya Tim Pencari Fakta yang terdiri dari sejumlah lembaga non-pemerintah menemukan banyak WNI yang ditahan di Depot Tahanan Imigrasi, Sabah, Malaysia.

WNI itu diperlakukan secara tidak manusiawi hingga ada yang diduga dipukuli hingga tewas.

Baca Juga: Intakindo NTT Gelar Musprov III, Pilih Pengurus DPP Baru Masa Bhakti 2022-2026

Anggota tim pencari fakta, Abu Mufakhir, dalam sebuah acara diskusi online, pada Sabtu, 25 Juni 2022, mengatakan ada satu WNI yang tewas bernama Suardi Bin Samsudin, TKI yang bekerja di perkebunan kelapa sawit. Dia merupakan tahanan Blok 7 Depot Imigrasi Tawau.

Suardi dinyatakan meninggal di rumah sakit pada 7 Januari 2021. Tidak ada penjelasan mengenai penyebab kematiannya dalam surat tanda-terima jenazah.

Dari hasil wawancara dengan sesama bekas penghuni rumah tahanan, Suardi diketahui mengalami penganiayaan oleh petugas DTI Tawau. Dia dipukuli ramai-ramai oleh petugas DTI di hadapan tahanan lainnya setelah mencoba kabur dari penjara.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Sumber: kemlu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Indonesia Kirim Bantuan ke Pakistan, Apa Saja?

Selasa, 27 September 2022 | 05:45 WIB

'Lembaran Baru' Indonesia dan Sudan Selatan

Kamis, 22 September 2022 | 05:30 WIB

Cristiano Ronaldo Raih Penghargaan Spesial FIFA

Rabu, 21 September 2022 | 13:42 WIB

Rusia Siap Penuhi Permintaan Minyak Indonesia

Senin, 19 September 2022 | 19:20 WIB
X