Menkumham Cerita Pengalaman Kerukunan Beragama Indonesia di Amerika

- Jumat, 1 Juli 2022 | 19:00 WIB
Menkumham Yosanna H Laoly saat tampil sebagai keynote speaker pada International Religious Freedom (IRF) Summit di Washington DC, Amerika Serikat.  (kemenkumham.go.id)
Menkumham Yosanna H Laoly saat tampil sebagai keynote speaker pada International Religious Freedom (IRF) Summit di Washington DC, Amerika Serikat. (kemenkumham.go.id)

WASHINGTON DC, VICTORYNEWS - Menteri Hukum dan HAM atau Menkumham Yosanna H Laoly diundang untuk berbagi pengalaman tentang kerukunan Beragama di Washington DC, Amerika.

Menkumham membagi pengalaman kerukunan beragama dengan hadir sebagai keynote speaker International Religious Freedom (IRF) Summit, Rabu (29/6/2022).

IRF Summit merupakan pertemuan tahunan yang dihadiri para tokoh pemerintahan dan masyarakat madani dari berbagai negara.

Baca Juga: BPBD NTT Gandeng Instansi Terkait Lakukan Upaya Penanganan Darurat Jembatan Boking

IRF itu membahas tantangan dan peluang dalam upaya mempromosikan kebebasan beragama secara global. Kegiatan tahun ini dihadiri oleh sekitar 1.200 orang peserta.

Undangan kepada Menkumham itu karena Indonesia dinilai sebagai negara yang mampu mengimplementasikan kerukunan beragama dan menjadi contoh bagi negara lain.

Dalam kesempatan itu, Menkumham mengatakan, Pemerintah Indonesia berhasil memberikan perlindungan bagi seluruh warga negara Indonesia untuk menganut dan beribadah menurut agamanya masing-masing.

Baca Juga: HUT Bhayangkara, 32 Tim Futsal Ikut Turnamen Polres Nagekeo

Walaupun di Indonesia terdapat 300 etnis dengan 700 bahasa, serta beragam kultur dan agama.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Sumber: kemenkumham.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelintas PLBN Motaain Capai 300 Orang Per Hari

Senin, 15 Agustus 2022 | 12:26 WIB

129 WNI korban Penyekapan di Kamboja Diselamatkan

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 20:16 WIB
X