Malaysia Khianati Indonesia, Langgar MoU, Sembunyikan Indentitas 7.400 PMI

- Selasa, 19 Juli 2022 | 15:56 WIB
Presiden Jokowi dan PM Malaysia Dato’ Sri Ismail Sabri Yaakob menyaksikan penandatangan MoU Penempatan dan Perlindungan PMI di Malaysia, di Istana Merdeka, Jakarta, Apri lalu.  (BPMI. Setpres)
Presiden Jokowi dan PM Malaysia Dato’ Sri Ismail Sabri Yaakob menyaksikan penandatangan MoU Penempatan dan Perlindungan PMI di Malaysia, di Istana Merdeka, Jakarta, Apri lalu. (BPMI. Setpres)

JAKARTA, VICTORYNEWS - Pihak Malaysia mengkhianati kesepakatan perekrutan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Padahal kesepakatan itu direken di hadapan Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri, di Istana Merdeka, April lalu.

Selain itu, hingga saat ini Indonesia belum menerima data sekitar 7.400 PMI yang diloloskan oleh Imigrasi Malaysia di luar sistem rekrutmen yang disepakati dua negara ini.

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Kupang: Ade Manafe dan Camat Alak Paling Pemalas Hadiri Paripurna

Duta Besar RI untuk Malaysia Hermono mengungkapkan ini dalam siaran YouTube KOMPASTV : Langgar Kesepakatan, Indonesia Stop Kirim PMI ke Malaysia, tiga hari lalu.

Malaysia sendiri belum memberikan respons ke Indonesia atas hal ini, tetapi ada pemberitaan di Malaysia yang menyatakan Perdana Menteri (PM) Ismail Sadri, akan menyelesaikan masalah ini.

Dalam pemberitaan itu PM Malaysia juga memerintahkan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Sumber Manusia untuk segera menyelesaikan masalah ini.

Baca Juga: Empat Kabupaten di NTT Terlambat Serahkan LKPD, Kabupaten Kupang Paling Terakhir

"Selain itu ada pula siaran pers dari Menteri Daya Manusia Malaysia akan membicarakan hal ini dengan Menteri Dalam Negeri," jelasnya.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Sumber: youtube @Kompas.TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelintas PLBN Motaain Capai 300 Orang Per Hari

Senin, 15 Agustus 2022 | 12:26 WIB

129 WNI korban Penyekapan di Kamboja Diselamatkan

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 20:16 WIB
X