Indonesia Punya Bukti Malaysia Langgar Kesepakatan Rekrut PMI

- Selasa, 19 Juli 2022 | 16:08 WIB
Salah satu jenazah PMI yang dipulangkan dan diterima oleh BP2MI NTT di Cargo Bandara El Tari Kupang. (Dok BP2MI NTT)
Salah satu jenazah PMI yang dipulangkan dan diterima oleh BP2MI NTT di Cargo Bandara El Tari Kupang. (Dok BP2MI NTT)

JAKARTA, VICTORYNEWS - Duta Besar RI untuk Malaysia, Hermono, mengantongi bukti Malaysia melanggar kesepakatan perekrutan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Duta Besar RI untuk Malaysia, Hermono, menyebut bukti pelanggaran perekrutan PMI itu di luar sistem satu kanal atau one channel system yang sudah disepakati.

Bukti yang diakui Malaysia ini adalah konversi visa dari visa kunjungan atau turis milik PMI menjadi visa pekerja rumah tangga.

Baca Juga: Malaysia Khianati Indonesia, Langgar MoU, Sembunyikan Indentitas 7.400 PMI

"Pengalaman kita, visa ini atau sistem perekrutan seperti ini sangat menempatkan pekerja kita dalam posisi rentan karena kita tidak tahu siapa majikannya, bayarannya berapa, apa ada potongan dan lain-lain," paparnya.

Hermono mengungkapkan ini dalam siaran YouTube KOMPASTV : Langgar Kesepakatan, Indonesia Stop Kirim PMI ke Malaysia, tiga hari lalu.

Berdasarkan ini, kata dia, Pemerintah Indonesia dapat melihat sendiri komitmen Malaysia memperbaiki sistem perekrutan tenaga kerja Indonesia (PMI).

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Kupang: Ade Manafe dan Camat Alak Paling Pemalas Hadiri Paripurna

"Yang menjadi pertanyaan kenapa Malaysia tidak mau menghormati MoU tiga bulan lalu di hadapan kepala negara. Ini Malaysia serius atau tidak? Kira-kira itu kita tanyakan," ungkap dia.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Sumber: youtube @Kompas.TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelintas PLBN Motaain Capai 300 Orang Per Hari

Senin, 15 Agustus 2022 | 12:26 WIB

129 WNI korban Penyekapan di Kamboja Diselamatkan

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 20:16 WIB
X