Editorial : Rekor Korona

berbagi di:
virus-corona-belum-ditemukan-di-lampung

Di tengah pergerakan pandemi yang seolah tak terbendung, Indonesia tidak boleh menyerah. Pemerintah dengan dukungan seluruh rakyat Indonesia bersatu padu memutus rantai virus yang mematikan itu.

 

 

 

Lagi-lagi rekor Covid-19 harus kita terima. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, kemarin (26/1), jumlah total kasus di Tanah Air telah melewati satu juta.

Sebuah angka yang sesungguhnya sudah diingatkan oleh ahli epidemiologi telah terjadi sejak akhir 2020. Hal itu mudah diprediksi berdasarkan perhitungan capaian kasus per hari.

Epidemiologi pun telah mengingatkan bahwa gelombang yang tidak juga melandai berarti pandemi belum juga terkendali. Lebih jauh, gelombang kasus yang terus tinggi akan mengganggu potensi keberhasilan vaksin.

Segala vaksin covid-19 yang ada saat ini bukanlah pencegah penularan, melainkan hanya menurunkan simptomatik atau keparahan gejala. Akibatnya, jika kasus terus tinggi, penularan juga bisa tetap tinggi. Lalu, bukan tidak mungkin tingkat kematian tidak berkurang seperti yang diharapkan.

Jikapun berhasil, herd immunity atau kekebalan populasi bukan hal instan. Sedikitnya, itu akan baru tercapai dua tahun lagi dan hanya jika program vaksin mencapai 90% populasi.

Ketika rekor satu juta kasus dialami, ditambah lagi positivity rate yang mencapai 20% atau jauh di atas standar WHO sebesar 5%, maka harus diakui kita payah di banyak hal krusial. Bukan saja abai prokes 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak), kita pun loyo di 3T atau tracing, testing, dan treatment.

Banyaknya pekerjaan rumah itu jelas bukan beban satu pihak. Betul bahwa pemerintah harus memperbaiki segera, terutamanya dalam sistem tracing dan testing. Namun, pemutusan rantai penularan atau setidaknya pelandaian gelombang hanya bisa dilakukan jika ada solusi bersama alias solusi yang melibatkan semua sektor terkait.

Kerja sama lintas sektor, termasuk swasta dan komunitas masyarakat, memang menjadi kunci resiliensi yang sudah diperlihatkan sejumlah negara. Dengan solusi bersama pula, dua tantangan terberat pandemi, yakni penyelamatan nyawa dan penyelematan ekonomi, bisa tercapai.

Itu pun tidak hanya berlaku untuk negara maju dengan keuangan besar, tetapi juga di negara atau pun otoritas kecil. Bahkan tidak jarang, kerja sama lintas sektor melahirkan inovasi yang tidak hanya membuat masyarakat bisa bertahan, tetapi melaju di tengah pandemi.

Melaju di tengah pandemi harus menjadi perhatian semua pihak. Seluruh pemangku kepentingan hendaknya duduk bersama untuk mencarikan solusi berbagai sektor stra­tegis dalam rangka mengantisipasi dampak pandemi covid-19.

Dalam konteks itulah, Media Group News menggelar ‘Media Group News (MGN) Summit: Indonesia 2021’ selama dua hari mulai hari ini. Rencananya, Presiden Joko Widodo menjadi pembicara kunci pada acara bertema Solusi maju bersama tersebut.

Di tengah pergerakan pandemi yang seolah tak terbendung, Indonesia tidak boleh menye­rah. Pemerintah dengan dukungan seluruh rakyat Indonesia bersatu padu memutus rantai virus yang mematikan itu.