Editorial: Varian Baru Virus Korona

berbagi di:
virus-corona-belum-ditemukan-di-lampung

Melawan pandemi covid-19, termasuk varian barunya, bukan hanya tugas pemerintah. Seluruh warga negara harus memberikan dukungan dengan cara mematuhi protokol kesehatan.

 

 

Pandemi covid-19 masih terus menelan korban. Angka kasus terkonfirmasi positif terus melaju. Total kasus positif di Indonesia mencapai 700.097 kasus.

Kini, di saat sejumlah negara di dunia tengah bersiap melakukan program vaksinasi, kini muncul lagi varian baru virus korona.

Varian baru virus korona pertama kali ditemukan di Inggris. Pemerintah Inggris menyebut varian itu bisa sampai 70% lebih mudah ditularkan daripada jenis virus sebelumnya.

Anak-anak pun rentan tertular varian baru ini, seperti halnya orang dewasa. Khawatir akan hal tersebut, sejumlah negara, terutama di Eropa, ramai-ramai menutup penerbangan dari dan ke Inggris.

Meski banyak negara sudah mengisolasi Inggris, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), varian baru itu sejauh ini juga telah diidentifikasi di Denmark, Belanda, Irlandia Utara, Australia, serta Singapura.

Singapura letaknya hanya sepelemparan batu dari Indonesia. Karena itu, wajar-wajar saja bila masyarakat mulai ikut-ikutan khawatir. Pemerintah didesak segera melakukan antisipasi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin langsung meminta para ahli mempelajari temuan varian baru covid-19. Sikap sigap Kementerian Kesehatan patut diapresiasi.

Kementerian Riset dan Teknologi pun tidak berpangku tangan. Kementerian itu telah menjalin kerja sama dengan Lembaga Eijkman untuk mengumpulkan sampel guna mendeteksi kemungkinan adanya varian baru virus tersebut di Indonesia.

Menristek Bambang Brodjonegoro mengingatkan selain harus waspada dengan peningkatan kasus positif, kita juga harus menjaga agar varian ini tidak terjadi atau masuk ke Indonesia, karena akan menimbulkan dampak yang semakin berat.

Melawan pandemi covid-19, termasuk varian barunya, bukan hanya tugas pemerintah. Seluruh warga negara harus memberikan dukungan dengan cara mematuhi protokol kesehatan.

Masyarakat perlu mengubah kebiasaan lama menjadi habitus baru dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan memakai sabun di air mengalir. Mematuhi protokol kesehatan sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern. Memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan ialah bagian dari peradaban baru manusia.

Tidak kalah pentingnya ialah semua warga negara mengikuti anjuran pemerintah untuk vaksinasi bila saatnya tiba. Sementara ini, sebaiknya menghindari perjalanan yang tidak perlu. Kalau memang perjalanan jauh tidak bisa dihindari, jangan lalai ikut rapid test antigen.