KSO Berakhir, Tak Ada Keuntungan dari PT Semen Kupang

- Minggu, 9 Januari 2022 | 13:30 WIB
Ini tampak depan PT Semen Kupang, Sabtu 8 Januari 2022. Foto:Putra Balimula vn
Ini tampak depan PT Semen Kupang, Sabtu 8 Januari 2022. Foto:Putra Balimula vn

KUPANG, VICTORY NEWS - Kerja sama operasional (KSO) antara PT Sarana Agra Gemilang (SAG) dan PT Semen Kupang telah berakhir 2021 ini setelah berjalan sejak 2009. Tidak ada pemasukan untuk daerah selama kerja sama itu.

Ketua Komisi III DPRD NTT, Hugo Rehi Kelembu, saat dihubungi pada Sabtu (8/1/2022) menyebutkan, selain tidak ada pemasukan, lahan yang digunakan juga melebihi tetapan dan menjadi temuan BPK. Ia menyesalkan hal ini.

"Kita sudah berkali-kali ingatkan tentang berakhirnya kerja sama itu. PT SAG itu berakhir KSO-nya pada 2021," tukasnya.

Baca Juga: Marciana Jone Ajak Forkopimda Kawal Kerja Kemenkumham

Pihaknya sendiri menginginkan renegosiasi yang menguntungkan karena selama ini belum ada kontribusi berarti dari PT Semen Kupang dari tanah atau aset yang disertakan untuk keberlangsungan pabrik itu.

Lahan yang digunakan juga diketahui di luar dari ketetapan tanpa sepengetahuan pemerintah dan sempat dilakukan pengukuran ulang sesuai dengan temuan dari BPK.

BPK juga mengingatkan pemda untuk dibuatkan perda penyertaan modal untuk lahan yang sudah dikasih sebelumnya. "Itu tidak ada tindak lanjutnya," kata dia.

Baca Juga: Jembatan Putus akibat Seroja, Warga Kupang Ganti dengan Sebatang Pohon 'Sepe'

Untuk itu diperkirakan pada Februari 2022 mendatang akan dilaksanakan rapat kembali dengan PT Semen Kupang. Selama ini, kata dia, dorongan dari DPRD sudah maksimal dan pihaknya bertemu dengan Kementerian BUMN.

Gedung PT Semen Kupang. Dok. Istimewa

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank NTT Tawarkan Program KKB dan Digital Loan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 17:48 WIB

Pengawasan Ketahanan Pangan Utamakan Pencegahan

Kamis, 23 Juni 2022 | 22:51 WIB
X