Kenaikan Harga Tiket Pesawat Tergantung Maskapai, Kemenhub Evaluasi Tiap 3 Bulan

- Rabu, 20 April 2022 | 19:07 WIB
Suasana check in di Bandara El Tari Kupang, NTT, pada awal pandemi. (Putra Bali Mula victorynews.id)
Suasana check in di Bandara El Tari Kupang, NTT, pada awal pandemi. (Putra Bali Mula victorynews.id)

KUPANG, VICTORY NEWS-Kementerian Perhubungan mengizinkan maskapai untuk melakukan penyesuaian biaya atau fuel surcharge pada angkutan udara penumpang dalam negeri.

Ketentuan ini menyusul adanya kenaikan harga minyak dan avtur dunia dengan masa evaluasinya secara berkala tiap 3 bulan.

Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 68 Tahun 2022 tentang Biaya Tambahan (Fuel Surcharge) Tarif Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri telah memberlakukan ini pada 18 April 2022.

Baca Juga: 2 Hari Pemeriksaan Kesehatan, 355 Casis Bintara Polri Polda NTT Dinyatakan Gugur

Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati, dalam keterangannya yang dilansir victorynews.id dari website Kemenhub menyampaikan ketentuan ini dibuat setelah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan terkait.

"Seperti maskapai penerbangan, asosiasi penerbangan, praktisi penerbangan, YLKI, dan unsur terkait lainnya di bidang penerbangan,” sebut Adita yang dikutip, Rabu (20/4/2022).

Ketentuan ini sifatnya tidak mengikat, kata dia, artinya maskapai penerbangan dapat menerapkan biaya tambahan berupa fuel surcharge atau tidak menerapkannya.

Baca Juga: Tim Gabungan Gelar Operasi Cipta Kondisi di Lembata, Situasi Aman Terkendali

Ketentuan ini akan dievaluasi setiap tiga bulan atau apabila terjadi perubahan yang signifikan terhadap biaya operasi penerbangan.

“Pengawasan akan dilakukan oleh Kemenhub lewat Ditjen Perhubungan Udara, dan akan dievaluasi menyesuaikan dengan dinamika perubahan harga avtur dunia,” ujar Adita.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Meja Rias Minimalis untuk Tampilan Makin Modis

Jumat, 12 Agustus 2022 | 23:10 WIB

Bank NTT Bantu Pasarkan Produk UMKM ETF 2022

Jumat, 12 Agustus 2022 | 21:36 WIB

WASPADA! Inflasi NTT Melonjak

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:12 WIB
X