Polda NTT Gagalkan Penyalahgunaan 1.800 Liter BBM Bersubsidi

- Jumat, 29 April 2022 | 15:22 WIB
Ilustrasi minyak tanah.  (Pixabay.com)
Ilustrasi minyak tanah. (Pixabay.com)

KUPANG, VICTORY NEWS-Pihak Kepolisian Polda NTT berhasil mengungkap kasus dugaan Tindak Pidana (TP) penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM bersubsidi sebanyak 1.800 Liter di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada Rabu (27/4/2022) kemarin.


"Modus operasinya, BBM bersubsidi jenis minyak tanah diangkut menggunakan mobil pick up dari tempat penampungan rumah saudara terduga Atae Taolin ke lokasi tambang atau industri milik PT Karya Mandiri yang beralamat di Desa Naiola, Kecamata Bikomi Selatan, Kabupaten TTU," kata Kabidhumas Polda NTT AKBP Ariasandy didampingi Dirreskrimsus Polda NT Kombes Pol Dr. Noviana Tursanurohmad, kepada Wartawan saat jumpa pers di Mapolda NTT, Kamis (28/4/2022).

Baca Juga: Sekda Kabupaten Kupang Pastikan Bendungan Raknamo Akan Dimanfaatkan Tahun Depan

Kronologi kejadiannya, jelas Kabidhumas Polda NTT, pada Rabu 27 April 2022 sekitar pukul 14.30 Wita, saat Anggota Ditreskrimsus Polda NTT melakukan patroli penyalahgunaan BBM, didapati satu unit mobil mitsubishi pick up L300 berwarna hitam dari arah Kecamatan Kefamenanu menuju Kecamtan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) membawa BBM bersubsidi Minyak Tanah di dalam 9 buah drum.

Kemudian dihentikan pihak Kepolisian di kecamtam Bikomi Selatan, Kabupaten TTU, dengan menunjukkan surat perintah tugas dan meminta supir yang bernama Fransiskus Barbosa menunjukan barang bawaan yang ada di bak belakang mobil tersebut, dan ditemukan sembilan buah drum yang totalnya berisi 1.800 liter BBM jenis Minyak Tanah.

Baca Juga: Pemkab Kupang Diminta Beri Perhatian Khusus untuk Potensi Pertanian di Kupang Timur
Karena Supir tidak dapat memperlihatkan dokumen yang sah terkait pengangkutan dan perniagaan BBM bersubsidi Pemerintah tersebut, maka FB di bawa ke Polda NTT guna proses lebih lanjut," tandas Kabidhumas Polda NTT.

"Barang bukti yang diamankan adalah mobil pick up mitsubshi L300 kemudian sebanyak 1.800 liter BBM minyak tanah yang disimpan di 9 drum besi berukuran 200 liter dan satu kunci mobil. Saat ini barang bukti diamankan di Mapolres TTU," terang Kabidhumas Polda NTT.

Baca Juga: Prodi PJKR UKAW Kupang Dukung Asprov PSSI NTT

Tersangka sementara berinisial FB (58) yang merupakan pria asal Kabupaten TTU.

Dirinya menjelaskan, pasal yang disangkakan sesuai ketentuan yang dilanggar yakni, UU nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja, perubahan UU nomor 22 tahun 2001 tentang migas pasal 55, pasal 56 ayat (1) dan ayat (2).***

 

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X