Balai Karantina Akan Temui Gubernur NTT, Antisipasi Masuknya Wabah PMK

- Selasa, 10 Mei 2022 | 19:03 WIB
Ilustrasi. Wabah PMK pada hewan ternak tidak akan menular kepada manusia, jangan khawatir dan panik berlebihan. /Pixabay/Couleur
Ilustrasi. Wabah PMK pada hewan ternak tidak akan menular kepada manusia, jangan khawatir dan panik berlebihan. /Pixabay/Couleur

KUPANG, VICTORYNEWS - Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang, Yulius Umbu Hunggar, akan menemui Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, memitigasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak.

Wabah ini tengah merebak di Indonesia. Jawa Timur dan Aceh menjadi daerah zona merah dari wabah ini yang ditetapkan oleh Kementrian Pertanian.

Presiden Joko Widodo hingga kementerian telah menetapkan daerah ini sebagai daerah wabah sehingga ternak hingga produk pangan asal hewan harus henti dikeluarkan dari daerah itu.

Baca Juga: 100 Tahun Terakhir, NTT Lolos Dari Serangan Wabah Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan

Hal tersebut diungkapkan pada rapat koordinasi kewaspadaan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang dilakukan di Aula Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang, Selasa (10/5/2022).

Yulius Umbu Hunggar menyebutkan hasil koordinasi dalam rapat itu akan disampaikan kepada Gubernur NTT pada Rabu (11/5/2022). Pada hari yang sama ia mengagendakan untuk berjumpa dengan Kapolda NTT untuk membantu dalam upaya pengawasan di lapangan.

Sebelumnya ia telah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan NTT terkait ini setelah Presiden Jokowi, pada Senin malam (9/5/2022) menyoroti hal ini setelah rapat kabinet.

Baca Juga: Waspada Wabah PMK, Peternak dan Pembeli Perlu Disinfektan

Langkah untuk mewaspadai PMK ini menurutnya diperlukan karena wabah ini dapat mempengaruhi budaya, perdagangan dan konsumsi masyarakat hingga ekonomi bila NTT terjangkit virus ini ke depan.

Ia menyebut yang sudah terpengaruh sekarang adalah lalu lintas penjualan ternak karena Jawa Timur sudah lockdown terhadap itu dan ini diperkirakan berpengaruh saat Idul Adha nantinya.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekot Kupang Minta Pedagang Tidak 'Main' Harga

Kamis, 4 Agustus 2022 | 20:01 WIB
X