Ini Peluang! Kebutuhan Kepiting di Cina, Hong Kong dan Shanghai Capai 15 Ton per Hari

- Kamis, 12 Mei 2022 | 13:04 WIB
Peneliti Pengembangan Budi Daya Perairan Undana Franchy Christian Liufeto bersama Bank NTT dan Asisten II Setda Kabupaten Kupang menunjukan hasil tangkapan kepiting di Desa Bipolo, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, NTT, Selasa (10/5/2022). (Alfret Otu victorynews.id)
Peneliti Pengembangan Budi Daya Perairan Undana Franchy Christian Liufeto bersama Bank NTT dan Asisten II Setda Kabupaten Kupang menunjukan hasil tangkapan kepiting di Desa Bipolo, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, NTT, Selasa (10/5/2022). (Alfret Otu victorynews.id)

OELAMASI, VICTORY NEWS-Rich Liang, salah satu WNA yang biasa membeli kepiting menyebut, kebutuhan kepiting di  pasar Cina, Hong Kong dan Shanghai mencapai 15 ton per hari.

"Kebutuhan kepiting di Cina, Hong Kong dan Shanghai itu sangat banyak," jelasnya kepada victorynews.id, Kamis (12/5/2022).

Baca Juga: Kepala BNPB Serahkan Bantuan untuk Pemprov NTT Senilai Rp687 Juta

Menurut dia, konsumsi kepiting orang-orang yang ada di China, Hong Kong dan Shanghai itu sangat tinggi. Untuk kebutuhan kepiting di tiga wilayah tersebut dalam sebulan mencapai 500 ton. 

NTT, kata dia, menjadi harapan untuk memenuhi tingginya permintaan kepiting dari Pasar Cina, Hong Kong dan Shanghai.

Warga Cina, Hong Kong dan Shanghai membeli kepiting di restoran, hotel-hotel dan rumah makan dengan harga yang sangat mahal hingga Rp5 juta. Peluang ini harus ditangkap oleh warga Kabupaten Kupang, NTT khususnya di Sulamu.

Baca Juga: Kuasa Hukum PT Mahkota Nilai Gugatan Rebeka Tadak Prematur

Peneliti Pengembangan Budi Daya Perairan Undana Kupang, Franchy Christian Liufeto saat pembukaan budi daya kepiting bakau di Desa Bipolo, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Selasa (10/5/2022) menekankan pentingnya membangkitkan kembali kepiting Bipolo.

Pasalnya, kepiting Bipolo sejak dulu sudah diantar ke berbagai pulau di Indonesia seperti di Pulai Jawa, Bali bahkan sudah diekspor hingga ke luar negeri.***

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank NTT Tawarkan Program KKB dan Digital Loan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 17:48 WIB

Pengawasan Ketahanan Pangan Utamakan Pencegahan

Kamis, 23 Juni 2022 | 22:51 WIB
X