Bank NTT Lirik Galian C Kabupaten Malaka dengan E-money

- Selasa, 17 Mei 2022 | 15:33 WIB
Dirut Bank NTT, Alex Riwu Kaho, menyerahkan cinderamata kepada Bupati Malaka, Simon Nahak setelah penandatanganan kerja sama di Kantor Pusat Bank NTT, Selasa (17/5/2022). (victorynews.id - Putra Bali Mula)
Dirut Bank NTT, Alex Riwu Kaho, menyerahkan cinderamata kepada Bupati Malaka, Simon Nahak setelah penandatanganan kerja sama di Kantor Pusat Bank NTT, Selasa (17/5/2022). (victorynews.id - Putra Bali Mula)

Alex menyebut dengan sistem ini maka pembayaran dapat masuk langsung ke rekening penerimaan daerah. "Sehingga mudah, cepat dan aman," tukasnya.

Ia menyebut bila disetujui Bupati Malaka maka sistemnya diatur agar pintu lainnya ditutup lalu menggunakan sistem portal agar dapat ditertibkan pengelolaannya.

Namun selanjutnya kembali lagi kepada kebijakan daerah tersebut dalam menganggapi tawaran yang diberikan pihaknya.

"Ini supaya jauh lebih tertib tapi juga menambah kontribusi PAD. Tentunya Pak Bupati juga mempunyai pertimbangan-pertimbangan tertentu. Kita tunggu arahan Pak Bupati," kata dia.

Baca Juga: Gubernur NTT Terima Vaksin Booster

Sistem pembayaran digital juga disebutnya dapat digunakan untuk pengumpulan target retribusi dari pengelolaan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan), iklan, restoran dan hotel hingga obyek galian c.

Alex juga menawarkan sistem pengelolaan keuangan dari retribusi parkiran agar dapat lebih efisien dan meningkatkan PAD di Malaka.

Terkait agenda hari itu, Alex menjamin adanya perubahan tata kelola dengan kecepatan, kemudahan, efisiensi, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan setelah kerja sama dilakukanBaca Juga: Hari Ini, KPK Periksa 9 Staf Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin

Manfaat kerja sama ini menurut Alex untuk memberikan nilai ekonomis dalam aktivitas pemerintahan di Kabupaten Malaka. Ia berharap tata kelola keuangan di Kabupaten Malaka lebih baik daripada sebelumnya.

Dia juga menyetujui arahan Bupati Malaka pada sektoral ekonomi yang berbasis kerakyatan yaitu pertanian dan perikanan kelautan hingga peternakan.***

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekot Kupang Minta Pedagang Tidak 'Main' Harga

Kamis, 4 Agustus 2022 | 20:01 WIB
X