Siap-siap!! Pemerintah Akan Terapkan Dua Prinsip Pajak Internasional, Apa Saja?

- Kamis, 19 Mei 2022 | 20:18 WIB
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kanan) berbicara dalam Global Tax Policy Webinar yang diselenggarakan oleh Harvard Kennedy School - Irish Tax Institute.  (kemenkeu.go.id)
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kanan) berbicara dalam Global Tax Policy Webinar yang diselenggarakan oleh Harvard Kennedy School - Irish Tax Institute. (kemenkeu.go.id)

JAKARTA, VICTORYNEWS - Pemerintah Indonesia akan segera menerapkan dua Prinsip Perpajakan Internasional di Tanah Air.

Prinsip Perpajakan Internasional itu sudah disetujui oleh Pemerintah Indonesia dalam pertemuan pertama Finance Ministers dan Central Bank Governors (FMCBG) G20 pada Februari 2022 lalu.

Dua pilar Prinsip Perpajakan Internasional itu tentang perpajakan di sektor digital dan global minimum taxation.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Pastikan Ekspor Minyak Goreng Kembali Dibuka 23 Mei

Dua Prinsip Perpajakan yang telah disepakati itu akan dilaksanakan pada tahun 2023 mendatang.

Dilansir victorynews.id dari laman resmi kemenkeu.go.id,Kamis (19/5/2022), Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara dalam Global Tax Policy Webinar yang diselenggarakan oleh Harvard Kennedy School - Irish Tax Institute mengatakan bahwa Indonesia siap menantikan implementasi kedua pilar tersebut.

Baca Juga: Catatan Untuk Ramos Horta Soal Hubungan Timor Leste - NTT

“Kami sangat ingin melihat dampak dari pilar satu terhadap implementasi di Indonesia. Di sisi lain, pilar dua bertujuan untuk mengatasi base erosion and profit shifting (BEPS), 15 persen pajak minimum global untuk meminimalkan risiko BEPS untuk memastikan bahwa perusahaan multinasional dengan omset global dalam jumlah tertentu akan membayar pajak minimal 15 persen dimanapun mereka beroperasi,” jelas Wamenkeu pada Rabu (18/5/2022) secara daring.

Baca Juga: Gubernur NTT Berziarah Ke TMP Seroja Dili, Timor Leste

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Sumber: kemenkeu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Punya Tabungan Rp 14 Juta Per Tahun, Ini Caranya

Sabtu, 25 Juni 2022 | 21:43 WIB

Bank NTT Tawarkan Program KKB dan Digital Loan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 17:48 WIB

Pengawasan Ketahanan Pangan Utamakan Pencegahan

Kamis, 23 Juni 2022 | 22:51 WIB
X