Gara-gara Pinjam Uang Perusahaan Untuk Biaya Pendidikan Anak, Antonio Dipecat dari PT Benenai Permai

- Jumat, 20 Mei 2022 | 11:16 WIB
Antonio Dacruz (Kanan) mantan Karyawan  PT Benenai Permai (SPBU) Naresa yang dipecat hanya melalui pesan Whatsapp pada Maret 2022 lalu Karena pinjam uang perusahaan untuk biaya pendidikan anaknya.  (Stef Kosat victorynews.id)
Antonio Dacruz (Kanan) mantan Karyawan PT Benenai Permai (SPBU) Naresa yang dipecat hanya melalui pesan Whatsapp pada Maret 2022 lalu Karena pinjam uang perusahaan untuk biaya pendidikan anaknya. (Stef Kosat victorynews.id)

ATAMBUA, VICTORY NEWS-Nasib malang dialami Antonio Dacruz, karyawan di SPBU Naresa, di Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, NTT.

Setelah 12 tahun bekerja di SPBU milik Politisi Partai Gerindra, Benny Candra tersebut, Antonio Dacruz dipecat hanya melalui pesan WhatsApp.

Antonio diberhentikan direktur PT Benenai Permai yang menaungi SPBU Naresa yang terletak di KM 16 jalan Timor Raya jurusan Atambua-Kupang hanya karena meminjam uang perusahaan untuk biaya pendidikan anaknya.

Baca Juga: Petani Desa Sillu Kabupaten Kupang Bisa Tanam 3 Kali Setahun

Hal ini disampaikan Antonio, kepada Victorynews.id, di Kantor Dinas Nakertrans Belu, Kamis 19 Mei 2022.

Namun bukan hanya soal PHK saja yang terungkap, Antonio mengatakan bahwa sejak masuk menjadi kawayaran di SPBU Naresa pada tahun 2011, ia diberi gaji sebesar Rp600.000 atau jauh di bawah UMP.

Setelah tiga bulan kemudian, jelas Antonio, gajinya dinaikkan menjadi Rp 850.000 per bulan.

"Masuk pertama kami digaji Rp600.000. Tiga bulan kemudian naik jadi Rp850.000," tutur Antonio.

Baca Juga: Nilai Dakwaan Sudah Sesuai, JPU Minta Hakim Kabulkan Dakwaan Terhadap Randi Badjideh

Setelah itu, lanjutnya gajinya baru kembali dinaikkan pada tahun 2014 dengan besar Rp1.250.000 hingga ia diberhentikan pada Maret 2022 lalu.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X