Disperindag Sebut Kenaikan Harga Minyak Goreng di Kota Kupang Tidak Mencapai 10 Persen

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 23:27 WIB
Sejumlah minyak goreng yang dijual di salah satu supermarket di Kota Kupang. Disperindag mengakui minyak goreng naik namun tidak mencapai 10 persen. (victorynews.id/Sinta Tapobali)
Sejumlah minyak goreng yang dijual di salah satu supermarket di Kota Kupang. Disperindag mengakui minyak goreng naik namun tidak mencapai 10 persen. (victorynews.id/Sinta Tapobali)

KUPANG, VICTORYNEWS-- Disperindag Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakui harga minyak goreng (Migor) di Kota Kupang, NTT naik.

Namun, Disperindag Kota Kupang mengatakan kenaikan minyak goreng tidak mencapai 10 persen.

Baca Juga: Tak Perlu Panik, Kenali Penularan Cacar Monyet dan Pencegahannya

Kepala Disperindag Kota Kupang Alfred Lakabela, Sabtu (21/5/2022) mengatakan tidak terjadi kelangkaan minyak goreng dan penimbunan minyak goreng di Kota Kupang.

Hal itu berdasarkan hasil monitoring secara berkala.

Minyak goreng tersedia dalam beragam merek baik di tingkat distributor maupun di pasar modern maupun pasar tradisional,

Menurutnya, kenaikan harga memang terjadi namun tidak mencapai 10 persen sehingga dinilai tidak merugikan masyarakat.

Baca Juga: Bikin Heboh Jagat Maya, Ini Mahar Dari Kakek Sondani Untuk Via Yang Masih 18 Tahun

”Minyak goreng itu tidak langka dan tidak ada penimbunan di Kota Kupang, memang ada kenaikan harga, tetapi hasil analisis kenaikan harga tidak mencapai 10 persen, kalau diatas itu baru merugikan masyarakat,“ ungkap Lakabela.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X