Ajak HIPMI Kembangkan Bisnis Pangan, Presiden Jokowi Sebut Sorgum di NTT

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 09:53 WIB
Presiden Joko Widodo menghadiri HUT ke-50 HIPMI dan mengajak anggota HIPMI berbisnis pangan.  (presidenri.go.id)
Presiden Joko Widodo menghadiri HUT ke-50 HIPMI dan mengajak anggota HIPMI berbisnis pangan. (presidenri.go.id)

JAKARTA, VICTORYNEWS - Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa Himpinan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) perlu merespons kelangkaan pangan di sejumlah negara.

Presiden Joko Widodo meminta HIPMI mewujudkan responsnya dengan mengembangkan bisnis di sektor pangan.

Menurut Presiden Joko Widodo, kelangkaan pangan itu memang perlu diwaspadai, tetapi menjadi peluang bagi HIPMI untuk mengembangkan bisnis.

Baca Juga: Gubernur NTT : Perlu Kolaborasi Penanganan Stunting di NTT

Ajakan itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sambutannya saat menghadiri Perayaan 50 Tahun HIPMI Tahun 2022 di Plenary Hall, Jakarta Convention Centre, Jakarta, Jumat (10/6/2022).

Presiden Joko Widodo mengatakan kelangkaan pangan itu akibat ketidakpastian ekonomi global karena pandemi Covid-19 dan perang di Ukraina.

Baca Juga: Tinjau Jalan Tiga, Warga Weri Apresiasi Penjabat Bupati Flores Timur

“Saya ingatkan, yang berkaitan dengan pangan itu hati-hati ke depan, tetapi juga menjadi peluang bagi para pengusaha, utamanya anggota Hipmi untuk masuk ke bidang-bidang ini. Pangan, energi, ini adalah peluang karena diperkirakan hari ini ada kira-kira 13 juta orang yang sudah mulai kelaparan di beberapa negara karena urusan pangan,” ujarnya seperti dikutip victorynews.id dari laman presidenri.go.id, Sabtu (11/6/2022).

Menurut Presiden, saat ini sejumlah negara juga sudah mulai membatasi ekspor pangannya sehingga kemandirian pangan menjadi sangat penting artinya.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Sumber: presidenri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X