PT PLN Gandeng Pemprov NTT dan Undana Kupang Gerakan Ekonomi Kerakyatan Lewat Co-Firing

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:25 WIB
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat menandatangani MoU dengan PT PLN dan Undana Kupang dalam mengembangkan hutan energi dan peternakan terpadu yang dapat menghasilkan biomassa untuk bahan baku co-firing PLTU. (Humas NTT).
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat menandatangani MoU dengan PT PLN dan Undana Kupang dalam mengembangkan hutan energi dan peternakan terpadu yang dapat menghasilkan biomassa untuk bahan baku co-firing PLTU. (Humas NTT).

Langkah ini dilakukan PLN untuk bisa mengurangi ketergantungan bahan baku batu bara dan juga untuk meningkatkan penggunaan energi bersih di PLTU.

Baca Juga: Undana Kupang Buka Jalur Mandiri, Biaya Pendaftaran Rp500 ribu

"Sinergi ini merupakan upaya bersama untuk menekan emisi karbon guna mendukung tercapainya target _carbon neutral_ pada 2060," ujar Darmawan.

Dia mengatakan, pengembangan hutan energi dan peternakan terpadu sebagai bahan baku biomassa co-firing ini tidak hanya semata-mata untuk kebutuhan PLTU saja.

"PT PLN mengajak semua masyarakat terutama di sekitar hutan energi untuk terlibat aktif dalam menjaga lingkungan," katanya. 

Penggunaan biomassa pada PLTU ini bahkan juga memberikan multiplier effect yaitu membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui budaya tanam pohon sebagai bahan baku biomassa.

Baca Juga: Kondisi Terkini Menpan RB Tjahjo Kumolo yang Sudah Seminggu Dirawat di Rumah Sakit

"Keterlibatan universitas sebagai agent of change juga merupakan wujud dari tri darma perguruan tinggi di mana, para insan akademis turut langsung dalam pengembangan dan pendampingan masyarakat dalam pengelolaan hutan energi dan peternakan terpadu tersebut," pungkas Darmawan.

Rektor Undana Kupang, Maxs Sanam menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi atas kesempatan berkolaborasi bersama PT PLN dalam pengembangan green energy dan pengurangan emisi karbon melalui program co-firing dan hutan bioenergi.

Menurut Maxs, program ini sejalan dengan visi Undana Kupang sebagai perguruan tinggi berorientasi global.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sudah Cair! Begini Cara Pengecekan BSU Tahap Dua

Sabtu, 24 September 2022 | 20:23 WIB

Bos Jabal Group Jadi Petani, Ini Alasannya!

Jumat, 23 September 2022 | 17:27 WIB

Pertalite akan Dihapus? Ini Jawaban Pertamina

Selasa, 20 September 2022 | 20:25 WIB

Merger Pelindo Tekan Cost Logistic

Selasa, 20 September 2022 | 09:28 WIB
X