Petani Kopi di Manggarai Timur Keluhkan Panen Menurun Akibat Cuaca

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 17:28 WIB
Warga Manggarai Timur memanen Kopi di Lembah Colol.  (Dok. Warga Manggarai Timur)
Warga Manggarai Timur memanen Kopi di Lembah Colol. (Dok. Warga Manggarai Timur)

BORONG, VICTORYNEWS - Para petani kopi yang tinggal di daerah lumbung kopi di lembah Colol, Kecamatan Lamba Timur, Kabupaten Manggarai Timur, NTT mengeluhkan hasil panen yang menurun.

Menurunnnya hasil panen yang dikeluhkan petani Manggarai Timur itu menurun hingga 50 persen.

Menurunnya hasil panen kopi di lembah Colol Manggarai Timur itu akibat cuaca yang tidak menentu.

Baca Juga: HUT Bhayangkara ke - 76, Polda NTT Lomba Mural, Diikuti 24 Peserta

Hal ini diungkapkan Kepala Desa Ulu Wae Fransiskus Hardi kepada victorynews.id, Sabtu (25/6/2022).

Dia mengatakan, sekarang harga kopi jenis arabika naik Rp23.000 per liter setelah sebelumnya hanya Rp17.000 per liter.

Namun di tengah melambungnya harga kopi ini malah hasil panen menurun lebih khusus Kopi Arabika.

Baca Juga: 1 Unit Rumah di Desa Kotowuji Timur Nagekeo Hangus Terbakar, Kerugian Diperkirakan Capai Rp115 Juta

"Harga kopi sekarang memang sangat memuaskan para petani kopi lebih khusus di wilayah Colol. Tapi produksi kopi menurun karena cuaca yang tak menentu, kadang hujan, mendung dan cerahnya sekali-sekali saja," kata Fransiskus via telepon.

Selain itu, berkurangnya pohon pelindung Kopi Arabika seperti Dadap dan kurangnya perawatan.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekot Kupang Minta Pedagang Tidak 'Main' Harga

Kamis, 4 Agustus 2022 | 20:01 WIB
X