ITB Beberkan Keunggulan Kopi Oelbiteno, Kabupaten Kupang ke Petani

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 21:54 WIB
Elvira Hermawati sedang memaparkan hasil analisis Kopi Oelbiteno kepada para petani Desa Oelbiteno, Kabupaten Kupang. (victorynews.id/Putra Bali Mula)
Elvira Hermawati sedang memaparkan hasil analisis Kopi Oelbiteno kepada para petani Desa Oelbiteno, Kabupaten Kupang. (victorynews.id/Putra Bali Mula)

KUPANG, VICTORYNEWS - Tim Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dipimpin oleh Grandprix T. M. Kadja menyampaikan hasil penelitian yang dilakukan timnya terhadap Kopi Oelbiteno, Kabupaten Kupang. 

Grandprix bersama Elvira Hermawati yang juga dosen program studi Kimia dari ITB meneliti kandungan dan senyawa Kopi Oelbiteno dari Desa Oelbiteno, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Keduanya bersama tiga mahasiswa mereka juga menyampaikan langsung kepada petani kopi di Desa Oelbiteno, Kabupaten Kupang mengenai kelebihan dan keunggulan Kopi Oelbiteno.

Pertemuan ini dilangsungkan di rumah Ketua Kelompok Tani Taleko Monit, Sabtu (23/7/2022), juga dengan pemberian latihan mengolah limbah kopi menjadi produk bermanfaat seperti lilin aroma terapi dan juga sabun scrub.

Baca Juga: ITB Datang, Salah Satu Mimpi Petani Kopi Oelbiteno, Kabupaten Kupang Terjawab

Grandprix menyebut penelitian ini merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat Bottom-up ITB sebagai penerapan ilmu kimia dalam meningkatkan kualitas kopi dan pemanfaatan limbah kopi menjadi produk bernilai.

Adanya kopi dari desa ini diketahuinya dari komunitas kopi di Kota Kupang yaitu dari Maida Coffee Roastery yang memasarkan kopi Oelbiteno dengan nama Timor Manise. Maida Coffee Roastery juga terlibat dalam penyelenggaraan program tersebut.

Ia tertarik dengan kopi dari Pulau Timor ini hingga memutuskan untuk menelitinya. Dengan program tersebut, kata dia, ITB juga membantu membuatkan tempat fermentasi kopi.

Baca Juga: 9 Orang WNI Yang Dideportasi, Dicekal 2 Tahun Tidak Boleh Masuk Timor Leste

Dalam penelitiannya, Kopi Oelbiteno dibandingkan dengan kopi arabika Jawa Barat varietas yang sama pula yakni sigarautang. Ternyata diketahui kopi dari Kabupaten Kupang ini terbukti memiliki berbagai kelebihan. Penelitian ini, sebutnya, juga menggunakan alat Nuclear magnetic resonance (NMR).

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Café Bitauni Jadi Sentra Penjualan Aneka Produk Lokal

Kamis, 24 November 2022 | 20:59 WIB

3.120 Rumah di NTT Dapat Bantuan Pasang Baru Listrik

Minggu, 20 November 2022 | 20:06 WIB
X