Pantau Komoditi Penyebab Inflasi, BI NTT Berikan 3 Pesan Ini

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 16:21 WIB
Kepala Perwakilan BI NTT I Nyoman Ariawan Atmaja saat menyampaikan tiga pesan bagi masyarakat terkait komoditi yang menyebabkan inflasi saat sidang harga pasar (victorynews.id/Nahor Fatbanu)
Kepala Perwakilan BI NTT I Nyoman Ariawan Atmaja saat menyampaikan tiga pesan bagi masyarakat terkait komoditi yang menyebabkan inflasi saat sidang harga pasar (victorynews.id/Nahor Fatbanu)

KUPANG, VICTORYNEWS - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT Nyoman Ariawan Atmaja mengingatkan tiga hal untuk pengendalian inflasi daerah setelah memantau Pasar Kasih Naikoten I Kupang.

BI NTT mengingatkan untuk menyetok komoditi atau memperkuat suplai terhadap komoditi yang menyebabkan inflasi.

Kedua, agar harga pasar diupayakan untuk tidak naik lagi bahkan agar turun seperti sebelum lebaran dimana harga cenderung stabil.

Baca Juga: Diperiksa Bareskrim Polri, Irjen Ferdy Sambo Sampaikan Maaf Kepada Institusi Polri

Ketiga, distribusi perlu diperhatikan sehingga Dinas Perhubungan, PD Pasar, maupun sentra produksi perlu berkoordinasi lebih intens agar memperlancar distribusi.

"Secara umum mulai stabil dan cenderung menurun, hanya tiga komoditi yang masih supplai masih kurang yaitu cabai merah dan bawang merah, termasuk ikan," jelas Nyoman usai melakukan pemantauan, Kamis (4/8/2022).

Untuk ikan, jelasnya, stoknya memang dipengaruhi oleh cuaca sehingga nelayan tidak berlayar akibat gelombang laut yang tinggi sewaktu-waktu maupun angin kencang.

Baca Juga: 'Perang Lawan Stunting', Seruan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi untuk Kepala Daerah di NTT

Secara keseluruhan BI NTT melihat faktor-faktor ini dipengaruhi oleh suplai barang terkhususnya cabai merah dan bawang merah.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hadirkan Depo Kontainer Di Kupang, Ini Fasilitasnya!

Selasa, 27 September 2022 | 19:29 WIB

PLN Sediakan Jalur Kabel Khusus Untuk Kompor Listrik

Senin, 26 September 2022 | 16:06 WIB
X