Ada Dua Strategi Bank Indonesia Hadapi Inflasi, Masyarakat Diminta Tidak Panik

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 17:51 WIB
Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT I Nyoman Ariawan Atmaja bersama Sekda Kota Kupang saat sidang di Pasar Kasih Naikoten 1 Kupang mengatakan BI memiliki dua strategi hadapi inflasi (victorynews.id/Nahor Fatbanu)
Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT I Nyoman Ariawan Atmaja bersama Sekda Kota Kupang saat sidang di Pasar Kasih Naikoten 1 Kupang mengatakan BI memiliki dua strategi hadapi inflasi (victorynews.id/Nahor Fatbanu)

KUPANG, VICTORYNEWS - Ada dua strategi yang dipetakan Bank Indonesia untuk menghadapi inflasi.

Dua strategi yang dilakukan Bank Indonesia menghadapi inflasi yakni pertama, soal suplai atas komoditi penyebab inflasi sehingga harganya turun dan kedua adalah komoditi deflasi juga disuplai yang banyak.

"Sehingga deflasinya semakin dalam," ungkap Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTT Nyoman Ariawan Atmaja, usai pemantauan di Pasar Kasih Naikoten I Kupang, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga: Datangi Bareskrim Polri, Irjen Ferdy Sambo : Pemeriksaan yang ke - 4

Demikian maka secara menyeluruh atau agregatnya akan terjadi penurunan inflasi yang harapannya tentu di bawah target 4 persen.

"Itu yang akan kita lakukan dan tentunya kita akan berkomitmen dengan pemerintah daerah," ungkapnya.

Ia mengatakan secara tahunan, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) nasional pada Juli 2022 tercatat 4,94 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 4,35 persen (yoy).

"Padahal target kita adalah 4 persen atau 3±1 persen, jadi maksimal 4 persen," ungkapnya.

Baca Juga: Bulog Dukung Penurunan Angka Stunting di NTT

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hadirkan Depo Kontainer Di Kupang, Ini Fasilitasnya!

Selasa, 27 September 2022 | 19:29 WIB

PLN Sediakan Jalur Kabel Khusus Untuk Kompor Listrik

Senin, 26 September 2022 | 16:06 WIB
X