NTT Perlu Peningkatan Kredit Investasi dan Modal Kerja

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 18:20 WIB
 Ilustrasi kredit investasi dan modal kerja.  (Pixabay/Raten-Kauf)
Ilustrasi kredit investasi dan modal kerja. (Pixabay/Raten-Kauf)

KUPANG, VICTORYNEWS - Kredit investasi dan modal kerja belum signifikan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Padahal jenis kredit investasi dan modal kerja dapat berdampak sangat signifikan di samping adanya kredit konsumsi yang menopang ekonomi NTT.

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja menyampaikan kredit investasi dan modal kerja perlu peningkatan dibandingkan kredit konsumsi.

Baca Juga: Tak Hanya di Indonesia, Amerika Juga Ada Raja Dangdut, Siapakah Dia?

Ia menyebut ini saat menggelar acara Sante-sante B'omong Deng Media, Jumat (5/8/2022) di Kantor BI Perwakilan Provinsi NTT.

Nyoman melaporkan, penyaluran kredit pada Juni 2022 tumbuh 12.32 persen secara year on year atau menjadi Rp40,62 triliun.

Sementara itu, aset dan Dana Pihak Ketiga atau DPK masing-masing tumbuh sebesar 8,98 persen dan 3,67 persen year on year.

Baca Juga: Sadis! Tukang Bangunan di Ontario Hancurkan Rumah Mewah Milik Kliennya

Sedangkan kredit UMKM, tumbuh tinggi sebesar 28.7496 year on year menjadi Rp15,55 triliun secara pangsa mayoritas penyaluran kredit di NTT masih didominasi oleh kredit konsumsi.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wow..Mantan Sekda NTT Resmi Jadi Komisaris Utama...

Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:22 WIB

Sekot Kupang Minta Pedagang Tidak 'Main' Harga

Kamis, 4 Agustus 2022 | 20:01 WIB
X