BI NTT: Gaji Ke-13 Berpengaruh Pada Transaksi Langsung

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 12:49 WIB
Ilustrasi gaji ke-13. BI NTT mengungkapkan gaji ke-13 berpengaruh pada transaski tunai masyarakat. (Pixabay)
Ilustrasi gaji ke-13. BI NTT mengungkapkan gaji ke-13 berpengaruh pada transaski tunai masyarakat. (Pixabay)

KUPANG, VICTORYNEWS - Pencairan gaji ke-13 bagi ASN di Provinsi NTT ternyata berpengaruh terhadap transaksi tunai yang mengalami posisi net outflow senilai Rp 144,2 miliar pada Juli 2022.

"Mudah-mudahan semakin berbahagia ya dengan gaji ke-13," ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja.

Ia melaporkan ini saat menggelar acara Sante-Sante B'omong Deng Media, Jumat (5/8/2022) di Kantor BI Perwakilan Provinsi NTT.

Baca Juga: Identitas Belum Jelas, Jenazah Penuh Luka Bakar di Liliba Telah Dimakamkan. Begini Kata Kapolresta Kupang Kota

Sementara untuk, transaksi RTGS (Real Time Gross Settlement) pada bulan Juni ini tumbuh sebesar 16.78 persen (yoy).

Lalu Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) terkontraksi sebesar 8,05 persen (yoy).

Kontraksi ini sendiri, kata dia, dipengaruh oleh BI Fast karena biaya transfer lebih murah yakni Rp 2.500 per transaksi, dibandingkan biaya transfer yang dikenakan perbankan sebesar Rp 6.500 per transaksi.

Baca Juga: Irjen Ferdy Sambo Ucap Belasungkawa, Ahli Gestur Sebut Bahasanya Sudah Dipersiapkan

Di lain sisi, ia berharap NTT dapat memaksimalkan pemungutan pajak, retribusi parkir dan retribusi lainnya secara digital karena pengaruhnya terhadap pendapatan sangat tinggi.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekot Kupang Minta Pedagang Tidak 'Main' Harga

Kamis, 4 Agustus 2022 | 20:01 WIB
X