5 Desa Binaan Bank NTT di Malaka Miliki Potensi Lokal Bervariatif

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 20:36 WIB
Pengamat Ekonomi NTT, James Adam ( tiga dari kiri) didampingi Sekretaris Desa Wehali, Hironimus R. Y. Seran bersama staf Bank NTT Cabang Betun pose bersama di depan Pujasera, Betun, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kamis(18/8/2022).  (victorynews.id/Wilfrid Wedi)
Pengamat Ekonomi NTT, James Adam ( tiga dari kiri) didampingi Sekretaris Desa Wehali, Hironimus R. Y. Seran bersama staf Bank NTT Cabang Betun pose bersama di depan Pujasera, Betun, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kamis(18/8/2022). (victorynews.id/Wilfrid Wedi)

BETUN,VICTORYNEWS - Setidaknya 5 desa binaan Bank NTT di Kabupaten Malaka  memiliki potensi lokal yang bervariatif seperti pertanian, perkebunan, kerajianan tangan dan produk usaha kecil menengah lainnya sebagai sumber penopang dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Kelima desa binaan Bank NTT itu diantaranya, Desa Webriamata, Kecamatan Wewiku,Desa Bakiruk, Desa Wehali, Desa Lakukan Barat Kecamatan Malaka Tengah dan Desa Beaneno Kecamatan Sasitamean.

Pengamat Ekonomi NTT, James Adam mengatakan, rata-rata Desa binaan Bank NTT di Malaka memiliki potensi yang cukup bagus seperti di sektor pertanian, perkebunan, kerajinan tangan, produk-produk lokal lainnya.

Baca Juga: Secercah Harapan Pemerhati 'Madu Kateri' di Malaka pada Hari Kemerdekaan RI ke 77

Namun sumber daya alam itu belum dioptimalkan secara baik oleh masyarakat. Misalnya di Desa Webriamata ada pengerajin gerabah tapi belum dikelola secara profesional.

"Mereka hanya tunggu kapan ada pameran baru pergi pamer, kapan ada orang mau pesan baru mereka buat. Ini yang menjadi titik perhatian kita untuk menjaring mitra," kata James kepada victorynews.id, Kamis(18/8/2022) di Betun, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka.

Dia mengatakan, kalau produksi di saat kapan orang datang mencari baru jual, maka akan terkendala sehingga harus mencari jaring pasarnya.

Baca Juga: Menebak Siapa Penjabat Wali Kota Kupang: George Hadjoh atau Max Sombu?

"Jadi,saya sarankan kepada mereka harus bangun kemitraan. Misalnya, barang yang diproduksi di Desa Webriamata seperti gerabah karena kita ada kemitraan dengan pelaku UMKM yang ada di Atambua sana, mereka bisa datang beli di sini," katanya.

"Kerupuk singkong yang diproduksi di Desa Wehali kemudian kita tenteng tas dan pergi jual di Desa Alas sana ini kan tidak mungkin tapi karena kita sudah ada kemitraan mereka bisa datang beli di sini," ujarnya

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hadirkan Depo Kontainer Di Kupang, Ini Fasilitasnya!

Selasa, 27 September 2022 | 19:29 WIB

PLN Sediakan Jalur Kabel Khusus Untuk Kompor Listrik

Senin, 26 September 2022 | 16:06 WIB

Sudah Cair! Begini Cara Pengecekan BSU Tahap Dua

Sabtu, 24 September 2022 | 20:23 WIB
X