Wujud IJK yang Sehat, OJK Dorong Penguatan Pertahanan Tiga Lapis

- Senin, 26 September 2022 | 17:22 WIB
Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena usai memberikan penjelasan terkait penguatan pertahanan tiga lapis guna mewujudkan OJK yang sehat.  (Dok.OJK)
Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena usai memberikan penjelasan terkait penguatan pertahanan tiga lapis guna mewujudkan OJK yang sehat. (Dok.OJK)

JAKARTA, VICTORYNEWS-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong penguatan pertahanan tiga lapis (three lines model) guna mewujudkan Industri Jasa Keuangan (IJK) yang sehat, berkelanjutan serta mengutamakan perlindungan konsumen.

Penguatan pertahanan tiga lapis meliputi penguatan tata kelola IJK sebagai lini pertama kemudian peranan pengawasan Lembaga dan Profesi Penunjang (Akuntan Publik/Kantor Akuntan Publik, Aktuaris, Penilai Konsultan Hukum) sebagai lini kedua dan peranan OJK sebagai lini ketiga.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena, Senin (26/9/2022).

Baca Juga: Pemprov NTT Tetapkan 7 Komisioner KPID NTT Periode 2022-2025

Ia menjelaskan penguatan tata kelola IJK sebagai lini pertama dilakukan dengan memperjelas peran dan tanggung jawab penyusun laporan keuangan

"Salah satunya mewajibkan penyusun laporan keuangan memiliki sertifikasi Chartered Accountant (CA) dan mewajibkan adanya profesi aktuaris di perusahaan, meningkatkan kualitas SDM SJK antara lain bidang IT, audit, dan akuntansi, khususnya terkait pemanfaatan dan analisis data serta dengan menerapkan transparansi yang menyeluruh atas produk yang ditawarkan kepada konsumen," jelas Sophia.

Penguatan Lembaga dan Profesi Penunjang sebagai lini kedua antara lain dengan melakukan enforcement lembaga dan profesi penunjang untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan koordinasi dan review mutu lembaga dan profesi penunjang dalam menjalankan proses pengawasan atas Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK).

Baca Juga: Cinta Beda Agama, Hendrik dan Vibrie Tetap Menyatu dalam Ikatan Perkawinan Suci setelah 16 Tahun Pacaran

Selanjutnya yang ketiga, penguatan peran OJK antara lain melalui penerapan mekanisme enforcement yang tegas atas pelanggaran yang dilakukan menggunakan berbagai prinsip hukum serta memperkuat koordinasi antara OJK dan Lembaga terkait (Bank Indonesia, Kemenkeu, Polri, Kejaksaan, Asosiasi).

"Dengan penguatan pada tiga lapis pertahanan serta penegakan hukum tersebut diharapkan dapat meningkatkan kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pemulihan ekonomi nasional dengan tetap mengutamakan aspek perlindungan terhadap masyarakat sebagai konsumen," jelas dia. .***

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X