Presiden Jokowi ingin Krisis Pangan Global Menjadi Peluang Ekonomi Digital

- Selasa, 27 September 2022 | 17:15 WIB
Presiden Jokowi (@jokowi)
Presiden Jokowi (@jokowi)

JAKARTA, VICTORYNEWS - Presiden Jokowi menyebut pertumbuhan ekonomi digital Indonesia perlu melihat peluang dan berkembang dibalik ancaman krisis pangan global.

Menurutnya, Indonesia perlu mengembangkan ekonomi digital karena penggunaan internet telah mencapai 77 persen.

"Pengguna internet yang 77 persen dengan penggunaan 8 jam. Ia mengingatkan anak muda untuk melihat potensi yang ada," sebutnya.

Baca Juga: BERMINAT?? Mobil Bekas Presiden Jokowi Dilelang, Harga Mulai Rp300 Juta Hingga Rp1 M

Presiden Jokowi juga ingin krisis pangan global menjadi peluang untuk pengembangan teknologi agrikultur dan komoditas beragam di daerah.

"Saya melihat ini ada peluang, opportunity yang bisa dilakukan karena ekonomi digital kita tumbuh pesat dan tertinggi di Asia tenggara," tambah dia.

Laporan ini seperti disiarkan CNN Indonesia : Jokowi Ungkap Penyebab 90 Persen Startup Gagal Saat Merintis, Senin (26/9/2022).

Baca Juga: VIRAL....Jenazah DPO yang Ditembak Polisi di Belu Diarak Keliling Kota Atambua

Kendati demikian ia mengingatkan adanya 80 hingga 90 persen startup yang gagal saat dirintis karena tak melihat peluang kebutuhan pasar yang ada serta kehabisan dana.

"Start-up Indonesia tertinggi ke enam maka sebaiknya potensi ini perlu dikembangkan tetapi perlu kehati-hatian karena dapat gagal saat merintis karena tak melihat kebutuhan pasar yang ada maupun kehabisan dana," jelasnya lagi

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Café Bitauni Jadi Sentra Penjualan Aneka Produk Lokal

Kamis, 24 November 2022 | 20:59 WIB

3.120 Rumah di NTT Dapat Bantuan Pasang Baru Listrik

Minggu, 20 November 2022 | 20:06 WIB
X