Kemenko Perekonomian Undang Bank NTT Karena Sukses Digitalisasi

- Rabu, 28 September 2022 | 15:15 WIB
Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho (kedua dari kanan menghadiri acara yang digelar Kemenko Perekonomian. (Dok istimewa)
Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho (kedua dari kanan menghadiri acara yang digelar Kemenko Perekonomian. (Dok istimewa)

KUPANG, VICTORYNEWS - Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian RI mengundang Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho untuk membagi kesuksesan digitalisasi terutama penerapan aplikasi BPKP.

Dirut Bank NTT diundang pada acara ‘Penguatan Data Transaksi Non Tunai Pemda Lewat Sinergi SIMDA-CMS BPD’ yang dilangsungkan di Four Points by Sheraton, Surabaya bersama Direktur Bank Kaltimtara.

Acara yang berlangsung Jumat (23/9/2022) ini diselenggarakan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan.

Baca Juga: Hingga Agustus 2022, Bank NTT Cabang Ende Berhasil Menghimpun Rp447 Miliar Dana Publik

Alex pada kesempatan itu menyebut Bank NTT dalam penerapan aplikasi milik BPKP sebagai yang pertama di Indonesia dan itu di Kabupaten Belu, juga akan menyusul pada 13 kabupaten lainnya di tahun 2022 ini.

Untuk diketahui, dalam keterangan yang diterima Rabu (28/9/2022), acara yang dihadiri Alex ini bertujuan meningkatkan efektivitas monitoring dan evaluasi kebijakan percepatan dan perluasan digitalisasi Pemda oleh Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD) sebagaimana diamanatkan dalam Kepres No. 3 tahun 2021.

Selain itu untuk mewujudkan penguatan sinergi sistem informasi transaksi Pemda dengan aplikasi CMS BPD selaku Bank Pengelola RKUD yang akan diawali oleh aplikasi SIMDA (BPKP).

Baca Juga: PT Pelindo Tenau Kupang Serahkan Bantuan Komputer di SD Inpres Tenau

Alex melanjutkan, dalam kerja sama SIMDA SP2D Online telah dilakukan sampai pada tahapan testing untuk integrasi dengan layanan CMS Bank NTT versi 1 sejak tahun 2019.

Terdapat tiga kabupaten yang telah dilakukan tahapan testing yaitu Kabupaten Kupang, TTS dan Sumba Barat. Sementara yang sudah melewati tahap development SP2D online versi SIMDA dimana petugas BUD menginput data SP2D melalui aplikasi SIMDA dan akan langsung terkoneksi dengan CMS Bank NTT V1 untuk dilakukan pencairan.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X