Gubernur NTT Dorong SMK Perbatasan Rai Manuk Terlibat Pembangunan Sektor Pertanian

- Senin, 28 November 2022 | 17:25 WIB
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mendorong SMK Perbatasan Rai Manuk Terlibat Dalam Pembangunan di Sektor Pertanian. (Dok.Humas)
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mendorong SMK Perbatasan Rai Manuk Terlibat Dalam Pembangunan di Sektor Pertanian. (Dok.Humas)

ATAMBUA, VICTORYNEWS-Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mendorong seluruh stakeholders terkait termasuk lembaga pendidikan untuk terlibat dalam pembangunan di bidang pertanian.

Salah satu lembaga pendidikan yang menjadi harapan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat untuk terlibat dalam pengembangan program pembangunan di bidang pertanian yakni SMA/SMK di NTT.

Saat melakukan kunjungan kerja di di SMK Perbatasan Rai Manuk, Kabupaten Belu, akhir pekan kemarin, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat terus mendorong Lembaga Pendidikan dan berbagai pihak untuk ikut serta mengembangkan sektor pertanian khususnya jagung dan kelor.

Baca Juga: Antre Minyak Tanah, Ratusan Masyarakat Penuhi Kantor Lurah Oebufu Kupang

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat ingin agar SMK Perbatasan Rai Manuk melalui jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura dapat menghasilkan lulusan yang bisa menjadi petani-petani milenial yang sukses dengan pengembangan berbagai macam budi daya komoditi di bidang pertanian.

"Melalui momentum ini saya juga mengajak guru dan siswa SMK Perbatasan Rai Manuk dapat juga mengembangkan komoditi jagung dan kelor," pinta Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat melakukan kunjungan kerja di SMK Perbatasan Rai Manuk, Sabtu (26/11/2022) siang.

Menurut Gubernur NTT, SMK merupakan sekolah vokasional  yang harus menghasilkan lulusan dengan keterampilan dan skill yang mumpuni untuk pembangunan di sektor pertanian.

Baca Juga: Ini 4 Shio yang Paling Hoki di Tahun 2023. Anda Termasuk?

"Siswa-siswi SMK harus mampu mengelola bidang yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki untuk bermanfaat bagi dirinya dan orang lain, baik untuk membuka usaha atau bisnis yang baru dan juga lapangan kerja bagi orang lain," kata Gubernur NTT.

Berbicara tentang agribisnis, kata dia, bukan hanya sampai pada tanam dan panen, tetapi harus melatih siswa untuk dapat mengembangkan komoditi sampai pada pasar atau market sehingga ada nilai ekonomisnya.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Awal Tahun! Stok Menipis, Harga Beras Naik Lagi

Senin, 30 Januari 2023 | 22:09 WIB
X