13 Pemda Sepakat Integrasi SP2D dengan CMS Milik Bank NTT

- Rabu, 7 Desember 2022 | 14:36 WIB
Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho (tengah) menyaksikan penandatanganan MoU Integrasi SP2D dengan CMS yantara Kepala BKD NTT Zakarias Moruk dengan Bank NTT.  (victorynews.id/Putra Bali Mula)
Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho (tengah) menyaksikan penandatanganan MoU Integrasi SP2D dengan CMS yantara Kepala BKD NTT Zakarias Moruk dengan Bank NTT. (victorynews.id/Putra Bali Mula)

KUPANG, VICTORYNEWS - Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT (Bank NTT) bekerja sama dengan 13 Pemerintah Daerah (Pemda) di NTT terkait Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online yang terintegrasi dengan Sistem Manajemen Konten atau Content Management System (CMS).

Kerja sama antara Bank NTT dengan 13 Pemda itu diteken dalam MoU dalam kegiatan Capacity Building Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di NTT, Rabu (7/12/2022), di Hotel Kristal Kupang.

Baca Juga: MIRIS! 9 Orang Jadi Korban Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung, 2 Tewas

Kesepakatan dan kerja sama ini dilakukan Bank NTT, BPKP NTT, dengan 13 Pemda, yaitu Pemprov NTT, Kota Kupang, Sumba Timur, Malaka, TTS, Manggarai Timur, Rote Ndao, Sumba Barat, Sumba Tengah, Ngada, Nagekeo, Alor dan Manggarai.

Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho menyebut integrasi sistem ini untuk mempercepat transfer dana DAU maupun pusat, stimulan maupun subsidi.

"Ini mendukung semua, pemerintah provinsi dan kabupaten kota dalam kepesertaan sebagai tim. Untuk percepatan implementasi di daerah ini. Maka kita bekerja sama dengan BPKP untuk memfasilitasi dan memudahkan proses-proses tata kelola keuangan daerah," jelasnya.

Baca Juga: Teriakan AHY Presiden Warnai Acara Pelantikan Ketua DPC Partai Demokrat Seluruh NTT

Sistem ini, sambung Alex, untuk menjembatani berbagai kebutuhan transaksi keuangan daerah dan memudahkan semua transaksi dari pemerintah provinsi dan kabupaten maupun kota untuk percepatan transfer DAU maupun dana pusat stimulan mau subsidi.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTT, Daniel Agus Prasetyo dalam sambutannya menyebut integrasi dengan CMS Bank NTT ini diharapkan dapat membuka potensi yang selama ini belum tergarap soal pendapatan daerah dari pajak dan retribusi.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Awal Tahun! Stok Menipis, Harga Beras Naik Lagi

Senin, 30 Januari 2023 | 22:09 WIB
X