Penyaluran KUR di NTT Capai Rp 3,31 Triliun, Paling Banyak Sektor Perdagangan Besar dan Eceran

- Kamis, 8 Desember 2022 | 17:11 WIB
Salah satu pedagang besar di kawasan Pasar Orba, Kota Kupang. (Victorynews.id/Mikael Umbu)
Salah satu pedagang besar di kawasan Pasar Orba, Kota Kupang. (Victorynews.id/Mikael Umbu)

KUPANG, VICTORYNEWS - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTT Catur Ariyanto Widodo melaporkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat atau KUR di NTT mencapai Rp3,31 triliun.

Catur mengungkapkan pencapaian penyaluran KUR di NTT perbankan sebesar Rp3,31 triliun didorong dari peningkatan sebesar Rp34 miliar.

"Penyaluran KUR di NTT paling banyak ada pada sektor perdagangan besar dan eceran pada bulan Oktober tahun 2022," ujar Catur keterangannya, Selasa (7/12/2022) petang.

Baca Juga: Lakukan Monev di 3 Kabupaten Soal KUR, Kanwil Ditjen Perebendaharaan NTT Temukan Hal Ini

Catur menjelaskan KUR yang tersalurkan dengan total sebesar Rp3,31 triliun tersebut disalurkan kepada sebanyak 83.024 orang di NTT.

"Penyaluran terbesar berada di skema KUR Mikro dan Bank BRI menjadi penyalur terbesar di NTT," ujarnya.

Menurut Catur, secara sektoral perdagangan besar dan eceran memiliki distribusi penyaluran terbesar dengan total distribusi 55 persen dari total penyaluran KUR.

Baca Juga: Pesan Bupati Sumba Barat Usai Bagikan Makanan Tambahan Untuk Ibu Hamil dan Balita di Kecamatan Lamboya

Hal ini kata dia, menunjukkan progres peningkatan, sehingga Provinsi NTT menempati peringkat 22 dalam jumlah penyaluran KUR secara nasional dan peringkat 16 untuk total jumlah debitur.

"Meskipun nilai penyaluran terus meningkat namun sasaran KUR perlu lebih ditingkatkan pada sektor produktif lainnya seperti pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Awal Tahun! Stok Menipis, Harga Beras Naik Lagi

Senin, 30 Januari 2023 | 22:09 WIB
X