Enam Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Tiga Puskesmas Ditutup

berbagi di:
jubir-gugus-tugas-kota-kupang-ernest-ludji

 

Ernest Ludji
Jubir Satgas Pencegahan Penanganan Covid-19 Kota Kupang

 

 

 

Mikhael Umbu

 
TIGA puskesmas dalam Kota Kupang yaitu Oebobo, Oepoi, dan Sikumana ditutup sementara setelah hasil uji swab terhadap 283 sampel di Lab Biomolekuler RSUD WZ Johannes Kupang memastikan enam orang tenaga kesehatan terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19.

Tiga puskesmas yaitu Puskesmas Oebobo, Oipoi, dan Sikumana ditutup dan tidak boleh melakukan pelayanan untuk sementara waktu terhitung mulai Sabtu (21/11) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“(Beberapa petugas pada) Tiga puskesmas yang dikatakan Positif, saya minta mereka swab semua petugas dan kita tutup. (Puskesmas) Oebobo, Oepoi dan Sikumana,” ungkap Wakil Wali Kota Kupang dr Herman Man kepada wartawan, Sabtu (21/11).

Dengan ditutupnya tiga puskesmas tersebut, lanjut dr Herman, maka kompensasinya puskesmas-puskesmas lain harus siap melakukan pelayanan.

“Situasi Covid-19 di Kota Kupang yang makin meningkat sehingga kami meminta masyarakat taati protokol kesehatan. Pakai masker, cuci tangan, dan hindari kumpul-kumpul,” tegasnya.

Selan itu, Pemkot juga segera berkoordinasi dengan Kapolres Kupang Kota untuk menghentikan pelaksanaan pesta dan izin keramaian lainnya untuk memperketat sosial distancing di wilayah Kota Kupang sambil mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Sementara itu, informasi yang dihimpun VN kemarin petang menyebutkan bahwa di luar tenaha medis (bidan/perawat/ASN biasa), tiga orang dokter dari tiga rumah sakit berbeda terpapar Covid-19.

Pada Jumat (20/11), Satgas Covid-19 Kota Kupang juga merilis seorang dokter dan dua bidan dari RS dan puskesmas terpapar.
Terjangkit Pasien

Terpisah, Juru Bicara Satgas Pencegahan Penanganan Covid-19 Kota Kupang Ernest Ludji kepada VN, Sabtu (21/11) malam menyebutkan keenam nakes tersebut merupakan hasil tracing kontak erat dari pasien yang dirawat di tiga puskesmas tersebut. (lihat Grafis)

“Dari hasil pemeriksaan sampel swab hari ini ditemukan kasus baru pada tenaga kesehatan sebanyak enam orang, terdiri dari dua orang nakes di Puskesmas Sikumana, satu di Puskesmas Oepoi, dua orang di Puskesmas Oebobo dan seorang nakes dinas di Kota Kupang,” kata Ernest.

Selain keenam nakes, ada pula penambahkan kasus baru yaitu enam warga Kota Kupang yang terjangkit melalui transmisi lokal. Jadi total penambahan kasus baru 12 orang, terdiri dari enam orang laki-laki dan enam orang perempuan dengan usia 7, 13, 22, 37 tahun (2 orang), 66, 28, 33 tahun (2 orang), 38 dan 43 tahun (2 orang).

Dengan penambahan kasus baru tersebut menjadikan total pasien positif Covid-19 di Kota Kupang menjadi 354 orang dengan total pasien sembuh 194 orang dan 13 orang meninggal dunia.
“Juga tambahan kasus kematian salah satu pasien positif Covid yang dirawat di RS Boromeus, berinisial P (70). Pasien tersebut beralamat di Kelurahan Sikumana, yang terkonfirmasi positif pada tanggal 18 November lalu,” ungkapnya.

Sedangkan dalam rilis Dinas Kesehatan NTT semalam menyebutkan bahwa secara keseluruhan, terdapat 14 kasus baru positif Covid-19 di NTT. 12 orang di Kota Kupang, Sumba Timur satu orang dan Lembata satu orang.

“Yang di Sumba Timur dan Lembata itu perempuan masing-masing usia 43 tahun dan 52 tahun. Keduanya terjangkit melalui transmisi lokal,” tulis Dinkes NTT dalam rilis itu.

Dengan demikian, total kasus positif di NTT mencapai 962 kasus, 655 orang di antaranya sudah sembuh, 288 orang masih dalam perawatan dan 19 orang meninggal dunia. (E-1/yan/ol)

 

 

Perkembangan Covid-19 Kota Kupang
(Hingga Sabtu 21 November 2020)
————————————–
Positif : 354 orang
Sembuh : 149 orang
Dirawat : 192 orang
Meninggal : 13 orang
01. Pelaku Perjalanan Bulan November 2.547 orang
02. Suspek 440 orang
• dirawat 6 orang
• sembuh 428 orang
• meninggal dunia 6 orang
03. Kontak Erat 670 orang
• Masih dipantau 9 orang
• Selesai dipantau 662 orang
————————————
Sumber: Satgas Covid-19 Kota Kupang