ETIKA akan Gelar Aksi Sosial Virtual Konser

berbagi di:

Sinta Tapobali

Etnis Tionghoa Kupang (ETIKA) akan menggelar aksi sosial bertajuk virtual konser, yang akan selenggarakan 16 Agustus 2020 mendatang.

David Kenenbudi, salah satu anggota Etika kepada VN mengatakan, virtual konser merupakan bentuk rasa simpati dan dukungan dari ETIKA terhadap gebrakan yang dilakukan oleh Forum Akademia NTT ( FAN ) dalam penerapan metode pooled-qPCR bagi masyarakat NTT.

Menurut David, Metode pooled-qPCR sendiri, merupakan suatu metode yang dapat mendeteksi secara dini Covid-19 dalam suatu daerah dan pemeriksaanya dapat dilakukan secara massal atau dalam jumlah yang banyak.

Pemeriksaan sampel SWAB selama ini, kata dia, menelan biaya cukup mahal sekali test, namun melalui pemeriksaan dengan metode pooled-qPCR yang diciptakan oleh FAN ini, hanya membutuhkan biaya yang terbilang sangat murah untuk sekali melakukan pemeriksaan.

ETIKA sendiri telah melakukan berbagai kegiatan untuk mendukung dan menarik minat banyak orang dalam membantu penerapan metode ini melalui webinar sebanyak empat kali.

“Kami sudah melakukan webinar sebanyak empat kali dan akan ada webinar selanjutnya sampai virtual konser ini diselenggarakan,” ucap David.

Theodorus Widodo, dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa, tim peneliti yang tergabung dalam FAN ini, membutuhkan dukungan dalam hal pendanaan yang besar, sehingga dana yang terkumpul saat acara virtual konser ini nanti, semuanya akan diserahkan kepada tim peneliti dari FAN untuk segera melakukan metode pooled-qPCR kepada masyarakat.

Ia berharap, metode ini dapat membantu meringankan beban pemerintah daerah dalam pendeteksian dini penyebaran Covid-19 pada suatu daerah dan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran covid-19 dari hulu.
“Kita cegah dulu dari hulunya dalam hal ini masyarakat, agar tidak terlalu membebankan para teman-teman kita tenaga medis. Dengan metode ini kami yakin akan mengatasi persoalan yang saat ini kita hadapi bersama,” paparnya. (yan/ol)