Fahrensi Funay Calon Kuat Sekot Kupang

berbagi di:
Fahrensi Funay Calon Sekot Kupang
Fahrensi Funay
Calon Sekot Kupang

Yapi Manuleus

TIGA nama calon Sekretaris Daerah Kota (Sekot) Kupang yakni Jefri Edward Pelt, I Wayan Ari Wijana dan Fahrensi Funay, telah diserahkan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore pekan lalu kepada Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Dari tiga nama calon Sekot Kupang yang diusulkan tersebut, Fahrensi Funay digadang-gadang sebagai calon kuat yang akan menjabat sebagai Sekot Kupang.

Hal ini terkuak dari informasi yang beredar di lingkup Pemkot Kupang dalam dua hari terakhir ini.

Sumber VN di Pemkot Kupang yang enggan disebutkan namanya mengatakan, informasi Fahrensi Funay menjadi Sekot Kupang sudah diketahui sebagian pejabat di Sekot Kupang. Fahrensi Funay ditunjuk menjadi Sekot Kupang karena pertimbangan politis, yaitu memiliki andil dalam pemilihan Wali Kota beberapa waktu lalu.

“Pejabat dong su tau kaka, calon Sekot itu Bapak Fahrensi Funay. Hanya orang dong takut-takut mau omong. Nanti Kaka lihat sa waktu lantik nanti, katanya bapa tua punya andil waktu Pilkada kali laku,” ujar sumber tersebut.

Sumber lainnya membenarkan bahwa Fahrensi Funay calon kuat Sekot Kupang.
“Kalau yang katong dengar karena bapa tua orang Timor makanya ditunjuk jadi Sekot,” imbuh sumber yang juga enggan disebutkan namanya itu.

Terpisah, Pjs Sekot Kupang Elvianus Wairata yang dikonfirmasi VN terkait hal tersebut, Selasa (28/7) mengatakan bahwa keputusan siapa yang menjadi Sekot Kupang ada pada Wali Kota Kupang. Ketiga nama yang diusulkan ke Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memiliki kansnya masing-masing.

“Calon kan ada tiga orang to, sudah pasti ketiganya ada kans lah. Tapi kalau signal (Fahrensi Funay) di situ ada di pak Wali saya yang ngomong tidak enak,” katanya.

Dia juga mengatakan ketiga calon tersebut juga sudah di tangan Gubernur NTT dan tinggal menunggu pelantikannya.

“Jadwal pelantikannya tanggal tiga Agustus, ini kan masih proses administrasinya,” jelasnya.

Sebelumnya Fahrensi Funay yang dikonfirmasi lewat ponselnya, Sabtu (25/7) enggan memberikan banyak berkomentar.

“Jangan dulu kita berkomentar ya. Tapi kalau Tuhan berkenan saya syukuri itu dan kita menunggu saja,” ujarnya. (yan/ol)