FORMMAP Tolak Kehadiran BOP Labuan Bajo

berbagi di:
Anggota Formmap Manggarai Barat saat mengelar diskusi terkait BOP Labuan Bajo, Flores. Foto: Gerasimos Satria/VN

Anggota Formmap Manggarai Barat saat mengelar diskusi terkait BOP Labuan Bajo, Flores. Foto: Gerasimos Satria/VN

 

 

Gerasimos Satria
Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata (Formapp) Manggarai Barat menolak kehadiran Badan Otorita Pariwisata (BOP) Labuan Bajo di Flores Nusa Tenggara Timur. Formmap Manggarai Barat menilai BOP Labuan Bajo-Flores sangat sentralistik dan otoriter.

Ketua Formapp Manggarai Barat, Aloysius Soehartim, Selasa (7/5) mengatakan pembentukan BOP Labuan Bajo-Flores melalui Perpress 32 tahun 2018 sangat bertentangan dengan asas demokrasi dan otonomi daerah Manggarai Barat. Pola kerja BOP Labuan Bajo-Flores sangat teknis/teknokrat yang menghilangkan fungsi kontrol masyarakat Manggarai Barat dan DPRD.

Dia mengatakan kekuasaan BOP Labuan Bajo-Flores yang lintas wilayah administratif dengan jelas mencaplok wilayah kedaulatan pembangunan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Desain BOP Labuan Bajo tidak bertumpu pada pembangunan masyarakat, namun pada motif ekonomi kapitalistik dengan penguasaan tanah 400 hektar yang hingga saat ini tidak jelas pengunaan tanah tersebut.

Aloysius menambahkan desain Zonasi dalam Rancangan Tata Kota (RTK) dan Rancanhan Tata Wilayah (RTW) Pesisir pantai dan pulau-pulau kecil akan sangat berpeluang besar penguasaan Taman Nasional Komodo (TNK) oleh investor pada kemudian hari.

Menurutnya, pembentukan pengurus BOP labuan bajo sangat otoriter tanpa melalui tahap demokrasi dan uji kelayakan sehingga dinilai cacat demokrasi dan transparansi sehingga terkesan otoriter dan mengabaikan prinsip transparansi dan demokratis.

Menurutnya, ketiadaan peran bupati, masyarakat dan DPRD dalam desain Perpres BOP Labuan Bajo-Flores adalah watak otoriter kebijakan pusat yang mengangkangi posisi otonomi wilayah kabupaten Manggarai Barat dan kabupaten lainnya di Pulau Flores.

“Formmap Manggarai Barat menolak kehadiran BOP Labuan Bajo-Flores dan meminta Kementerian Pariwisata agar mempertimbangkan lagi pembentukan BOP Labuan Bajo-Flores,” tegas Aloysius.

Dalam waktu dekat Formmap Manggarai Barat bersama sejumlah elemen lainnya akan mengelar aksi demonstrasi menolak kehadiran BOP Labuan Bajo-Flores. (bev/ol)