Genset di Kota Kupang Laris Terjual Pasca Kota Kupang Diterjang Siklon Tropis Seroja

berbagi di:
img-20210406-wa0077

 

Karyawan Toko Aurora sedang melakukan ujicoba penggunaan genset sebelum diseragkan kepada pembeli. Foto:Thony Johannis/vn.

 

 

 
Thony Johannis

 

 

Pasca diterjang siklon tropis seroja, pasokan daya listrik PLN ke pelanggan dalam wilayah Kota Kupang belum normal. Hal ini membuat genset (mesin pembangkit listrik, red) laris dibeli warga Kota Kupang.
Pemilik Toko Aurora, di Kota Kupang, Jeffry Lainama yang ditemui VN, Rabu (7/4) mengatakan, pasca Kota Kupang diterjang siklon tropis seroja, dalam sehari jumlah genset yang dibeli warga di toko miliknya mencapai tiga puluh unit.

Genset yang terjual itu terdiri dari berbagai ukuran daya listrik, harga dan merek.
Adapun ukuran genset yang dijual menghasilkan daya listrik 1.000 watt hingga 4.000 watt.

Sementara itu, untuk harga paling rendah mencapai Rp1 juta per unit dan paling mahal itu Rp7 juta per unit. Untuk merk terdiri dari Yamamax buatan Cina dan ada juga Honda buatan Jepang.
Pihak yang membeli genset antara lain warga sipil, pihak bank hingga instansi pemerintah.
Semua genset dijual tanpa garansi dan stok barang yang dijual merupakan stok lama yang tersimpan di gudang.

“Jadi sebelum dilakukan transaksi jual beli, kami lakukan ujicoba penggunaan agar pembeli yakin,” ujarnya.

Kota Masih Gelap

Berdasarkan pantauan VN, hingga tadi malam sejumlah wilayah Kota Kupang terlihat gelap. Lampu penerangan jalan umum dan rumah penduduk belum mendapat pasokan daya listrik.
Sejumlah toko, bank, rumah makan pada Jalan Jend. Sudirman, Jalan Moch Hatta, dan Jalan Soeharto beroperasi menggunakan genset karena tidak adanya pasokan daya listrik.
Petugas PLN terlihat berjibaku membenahi jaringan kabel dan gardu yang rusak ditimpa pohon yang tumbang pasca terjangan siklon tropis Seroja.

Di ruas Jalan Jenderal Sudirman tampak sejumlah petugas PLN sementara memperbaki jaringan gardu induk depan Warung Boss Ku. Upaya perbaikan jaringan juga dilakukan petugas PLN pada Jalan Alfonsius Nisnoni dengan gedung kantor Taspen.(yan/ol)