Gubernur NTT Tinjau Lokasi Tambak Ikan Kerapu Di Riung

berbagi di:
screenshot_2020-06-26-15-39-27-96

 

 

 

 

Bernard Sapu

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengunjungi lokasi tambak ikan kerapuker di Labuan KelambuK Desa Sambinasi, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Kamis (25/6).

Gubernur VBL dalam kesempatan itu mencoba melakukan perhitungan untuk membuka pikiran masyarakat terkait keuntungan yang diperoleh dari ikan kerapu.

“Ada satu juta ekor ikan kerapu yang ditabur Januari lalu. Dari Satu juta ekor ikan kerapu tersebut, kita anggap yang mati 300 ribu ekor, jadi yang tersisa menjadi 700 ribu ekor. Dari 700 ribu ekor itu kita anggap yang paling murah kita jual per ekor dengan harga Rp 100 ribu, maka disini ada Rp 70 miliar. Namun, kalau kita lepas dengan 3 juta ekor, berarti kita anggap saja ada 30 persen akan hilang, maka ada sekitar Rp 140-300 miliar yang kita dapat dari sini , tetapi itu untuk pengembangan pada Koperasi Warning Bar. Belum lagi kalau pihak pengelola koperasi ini melakukan kerjasama dengan di luar misalnya dengan restoran dengan menjualnya per ekor sebesar Rp 2 juta rupiah, keuntungan bisa membantu PAD yang ada di Kabupaten Ngada,” jelasnya.

Menurutnya, selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pengembangan ikan kerapu juga bermanfaat untuk memperbaiki gizi keluarga.

“Kalau gizi baik tentu imunitas baik pula. Untuk kelanjutan program ini, saya berharap masyarakat Ngada khususnya d Kecamatan Riung harus jaga dan pelihara bersama potensi ini,” ungkapnya.

Sementara Ketua Koperasi Waning Bar yang merupakan kelompok pengelola pengembangan ikan kerapu, Ibrahim Malik, mengatakan pengembangan ikan kerapu milik Pemerintah Provinsi NTT tersebut akan berdampak pada meningkatnya perekonomian para nelayan di wilayah tersebut.

“Ini menjadi sarana pembelajaran tentang manajemen pengembangan dan budidaya ikan kerapu di wilayah ini,” paparnya.

Meski demikian, Ibrahim juga mengeluhkan makanan ikan kerapu sejak Desember 2019 lalu mengalami kekurangan dan pihaknya harus membeli di toko dan juga harus menangkap ikan lokal untuk membantu ketersediaan stok makanan ikan kerapu ini.

Kedatangan rombongan Gubernur NTT tersebut diterima oleh Bupati Ngada Paulus Soliwoa, Ketua DPRD Kabupaten Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, Wakil Ketua DPRD NgadaNAloysius Soa, Kapolres Ngada AKBP. Rio Cahyo Widi, Dandim 1625/Ngada, Letkol Czi. Luqman Nur Hakim, pimpinan OPD serta tokoh  masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Riung.

Pantauan VN, Gubernur VBL bersama rombongan menggunakan tiga unit perahu motor nelayan tradisional menuju lokasi tambak ikan kerapu Labuan Kelambu untuk melakukan kegiatan peninjuan tambak ikan kerapu.

Gubernur juga sempat memberi makan ikan kerapu. Usai peninjauan, Gubernur VBL dan rombongan beristirahat dan menginap di Pondok SVD Riung. (bev/ol)