Gubernur VBL: Kalau Mau Demo Anarkis di Tempat Lain, Kalau di NTT Saya Lipat Mereka

berbagi di:
img-20201014-wa0012

 

Viktor Bungtilu Laiskodat
Gubernur NTT

Yapi Manuleus

GUBERNUR NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) angkat bicara mengenai aksi demonstrasi yang akhir-akhir ini terjadi pada hampir semua wilayah di Indonesia untuk menolak UU Cipta Kerja yang berujung anarkis.

Dirinya sangat mendukung UU Cipta Kerja tersebut, sehingga ia mengingatkan agar jangan melakukan aksi unjuk rasa anarkis di NTT. Dirinya tidak segan-segan menindak tegas terhadap siapapun yang melakukan aksi anarkis di wilayah NTT.

“Sangat mendukung sudah pasti, seribu persen dukung ini. Jadi kalau mau anarkis di tempat lain tapi kalau di NTT saya lipat mereka nanti,” katanya kepada awak media saat menghadiri rapat Paripurna di Kantor DPRD Provinsi NTT, Rabu (14/10).

Ia mengatakan  Omnibus Law UU Cipta Kerja tersebut sangat baik terhadap pembangunan bangsa ini sebagai sebuah terobosan baru ke depan. Sehingga menurutnya, terdapat kesalahpahaman informasi dari para pendemo dan juga ada niat-niat tertentu yang ingin mendiskreditkan pemerintah sehingga perlu ditanggapi secara serius.

“Saya lihat apa yang telah dilakukan oleh Polri maupun TNI sangat baik dalam mengantisipasi demo, karena tidak murni menurut saya demo semata-mata pada tenaga kerja,” ujarnya.

“Kalau membaca secara keseluruhan naskah akademiknya maka pasal demi pasal yang ada dalam UU cipta kerja itu sangat menguntungkan bagi para tenaga kerja, dan itu akan memperketat juga serta tidak ada lagi pada pejabat-pejabat baik Bupati Gubernur untuk mengambil langkah-langkah yang membuat itu ijin terlambat, sekarang akan cepat dan itu baik sekali,” tmbah Gubernur VBL. (Yan/ol)